Karhutla Meluas, Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54.394 Personel
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel untuk menangani karhutla. Hotspot terdeteksi 1.323 titik hingga 19 September 2026.
Kasus pembunuhan - ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, NGAWI— Petugas Satuan Reskrim Polres Ngawi menyerahkan penanganan kasus temuan mayat terbungkus karpet yang dibuang dan ditemukan di wilayah hukumnya untuk diselidiki oleh Polres Ponorogo tentang motif dugaan pembunuhannya.
BACA JUGA: Pemuda asal Wonosari Curi Motor di Ngawi
"Terkait penyebab kematian, kami menyerahkan ke Polres Ponorogo untuk tindak lanjut perkembangan dugaan pembunuhan tersebut," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono, Senin (10/7/2023).
Menurut dia, Polres Ngawi telah berhasil mengungkap identitas mayat terbungkus karpet yang dibuang dan ditemukan di kolong jalan tol Ngawi, kilometer 557 masuk Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jatim, tersebut.
Korban bernama Sumiran (57), warga Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Pengungkapan identitas tersebut diketahui setelah istri korban, Suciani (51), warga Desa Pragak, Magetan, mendatangi kamar mayat RSUD Soeroto Ngawi pada pekan lalu dengan didampingi oleh petugas Satreskrim Polres Ponorogo.
Hal itu karena korban diduga berkaitan dengan kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Ponorogo.
Suciani meyakini bahwa mayat pria yang ditemukan membusuk terbungkus karpet di tol Ngawi itu adalah Sumiran, suaminya yang hilang sejak tanggal 25 Juni 2023.
"Setelah melihat ciri fisik pada mayat, istrinya yakin bahwa mayat itu adalah suaminya yang hilang," katanya.
Adapun, sejumlah ciri-ciri fisik tersebut adalah tinggi badan 165 centimeter dan adanya tanda bekas luka di bagian kaki bawah sebelah kanan.
Ia menambahkan sesuai informasi keluarga, korban merupakan seorang pensiunan TNI AD di Magetan yang kemudian membuka usaha warung angkringan di Ponorogo setelah pensiun.
Agung mengatakan meski keluarga sudah mengenali, namun pihaknya tetap mengambil dan mengirim sampel DNA. DNA itu sebagai pembanding untuk dicek di Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur. Kini, jenazah telah diserahkan ke keluarga dan dimakamkan.
Sebelumnya, mayat terbungkus karpet ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput di bawah jembatan Jalan Tol Ngawi masuk Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Kamis (29/6/2023). Atas temuan itu, warga melapor ke polisi setempat.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel untuk menangani karhutla. Hotspot terdeteksi 1.323 titik hingga 19 September 2026.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 21 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya, mulai 04.20 hingga 20.55 WIB.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Senin 21 September 2026. Kota Jogja berudara kabur dengan suhu 22–34°C dan kelembapan 39–95%.
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Senin (21/9), tersebar di 15 cabang olahraga dan tiga cluster.