Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Para relawan Koordinator Wilayah DIY mendeklarasi Ganjar RI 1 di Yogyakarta, Sabtu (8/7/2023).
Harianjogja.com, JOGJA—Relawan Ganjar Pranowo maju dalam Pemilihan Presiden (pilpres) 2024 untuk koordinator wilayah (Korwil) DIY dideklarasikan, Sabtu (8/7/2023). Sejumlah pengurus pun dilantik.
Ketua Umum DPP Relawan Ganjar RI 1, Djoko Sidik Pramono mengatakan terdapat delapan elemen relawan yang bergabung dalam gerakan tersebut. Mulai dari unsur pensiunan ASN, swasta, partai, mahasiswa, hingga kelompok wanita. Selain Korwil DIY, katanya, 7 Korwil lainnya juga dibentuk seperti di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Riau dan Bengkulu.
BACA JUGA: Ditanya Terkait Cawapres Ganjar, Megawati Irit Bicara
"Kami bersama-sama mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres, meskipun calon wakil presidennya belum ditentukan," kata di sela Deklarasi Ganjar RI 1 di DIY, Sabtu (8/7/2023).
Dia menyebut, meski selain Ganjar ada tiga kandidat capres lainnya yang sudah diusung sejumlah partai seperti Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, ada sejumlah alasan mengapa Ganjar yang dinilai pas untuk menjadi presiden penerus Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Pak Ganjar itu memiliki kapasitas dan kapabilitas, punya banyak pendukung dan dicalonkan oleh partai. Kalau tidak ada yang mencalonkan, tidak punya massa dan tidak kapabilitas, tentu tidak kami dukung," katanya.
Yang tidak kalah penting, lanjut Djoko, Ganjar dinilai mampu untuk melanjutkan program-program pembangunan yang digagas oleh Jokowi. Keberlanjutan program presiden sebelumnya, lanjut Djoko, penting untuk kemajuan bangsa Indonesia.
"Dan itu ada pada sosok Ganjar. Pak Jokowi menilai Ganjar bisa meneruskan programnya. Seperti pembangunan IKN (ibu kota Nuswantara), program yang harus berkesinambungan," katanya.
Disinggung soal Cawapres ideal, Djoko menilai tentu hal itu menjadi keputusan partai dan capres yang maju pada Pilpres 2024. Relawan tentu akan mendukung sepenuhnya Cawapres pendamping Ganjar. "Tentu kami tidak ikut campur soal itu, biar Capresnya saja yang menentukan (cawapres) agar matching," katanya.
BACA JUGA: Cawapres Ganjar Pranowo Bakal Diumumkan Megawati September 2023
Meskipun sejumlah nama Cawapres saat ini sudah muncul seperti Gubernur Jawa Barat (jabar), Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Djoko berharap agar kriteria Cawapres Ganjar tetep memenuhi ketentuan umum.
"Seperti memiliki kapabilitas untuk jadi cawapres karena unggul di berbagai lembaga survei. Cawapres yang mendampingi Ganjar harus punya kapasitas kepemimpinan yang bagus. Selain itu mempunyai pendukung dan diterima presiden lama maupun calon presiden baru," katanya.
Karenanya Ganjar diharapkan memilih cawapres yang benar-benar masuk dalam kriteria para relawan. Mereka-mereka yang sudah terbukti memiliki kapabilitas dan kinerja di lapangan selain pendukung yang besar perlu dipertimbangkan.
"Kami menyakini, Ganjar akan memilih cawapres yang tepat meski sampai saat ini belum diputuskan. Relawan akan mendukung apapun keputusan Ganjar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Prabowo membahas percepatan revitalisasi lebih dari 200 museum dan situs budaya pada 2026, termasuk pembaruan narasi sejarah dan teknologi digital.
Psikolog Rose Mini membagikan kiat menghadapi perbedaan pola asuh antara orang tua dan kakek-nenek demi memenuhi kebutuhan anak.
Komdigi memastikan aturan turunan Perpres Ojol terbit sebelum 31 Desember 2026, termasuk formula perhitungan ongkos kirim barang dan makanan.
Inflasi Indonesia mencapai 3,28% pada September 2026. Tito Karnavian meminta pemda mengawasi harga beras, telur, dan daging ayam ras.
Karhutla membakar lahan di Sulawesi dan Ternate, sementara banjir di Aceh Tamiang merendam empat kecamatan dan memaksa 222 KK mengungsi.