Advertisement
Soal Dampak Gempa Bantul, Sultan: Relatif Rusak Ringan
Gubernur DIY Sri Sultan HB X - Stefani Yulindriani
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan jika gempa Bantul dengan kekuatan magnitudo 6,0 telah merusak sejumlah bangunan di wilayahnya. Namun, kerusakan itu, masih masuk kategori ringan.
"Relatif rusak ringan semua kok. Hanya jumlahnya yang paling banyak di GunungKidul," kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Jogja, Sabtu (1/7/2023).
Advertisement
BACA JUGA: Dampak Gempa Bantul, Ratusan Bangunan Rusak
Terkait dengan penanganan, Sultan menyatakan jika jajaran Dinas Sosial telah terlebih dahulu memonitor lokasi-lokasi terdampak. Saat ini Pemda DIY siap membantu apabila dana darurat yang dimiliki Pemkab Gunungkidul dan Bantul tak mencukupi untuk merenovasi rumah warga.
"Prinsip mereka kan juga punya dana taktis. Ya, dana darurat. Ya, nanti kalau kurang, kita bantu. Sebetulnya kan tidak hanya seperti itu. Saya butuhnya mereka ini yang masih bisa tinggal di rumahnya nggak, atau mampu nggak. Dalam arti disuplai konsumsi untuk makan dan sebagainya," katanya.
Berdasarkan data yang dirilis BPBD DIY hingga Sabtu (1/7/2023) pagi tercatat ada 137 bangunan rusak yang tersebar di empat kabupaten di DIY. Kabupaten Gunungkidul menjadi wilayah paling terdampak dengan catatan data sementara 79 unit bangunan.
Terdiri atas 54 rumah rusak (54 rusak ringan dan 4 unit rusak sedang), kemudian 11 unit fasilitas perkantoran (10 unit rusak ringan dan 1 unit rusak sedang), fasilitas ibadan ada 5 unit rusah ringan, fasilitas usaha rusak 1 unit, kemudian fasilitas Pendidikan dan jaringan listrik masing-masing 1 unit serta kendang ternak rusak 2 unit.
“Kemudian untuk Kabupaten Bantul total dampak 35 unit, terdiri atas rumah rusak 31 unit rusak ringan, fasilitas perkantoran 1 unit rusak ringan, fasilitas pendidikan 1 unit rusak ringan, fasilitas usaha 1 unit rusak ringan, tiang listrik 1 unit rusak ringan,” kata Plh Kepala Pelaksana BPBD DIY Danang Samsurizal, Sabtu (1/7/2023).
Adapun untuk wilayah Kulonprogo ada 20 bangunan rusak, terdiri atas 16 unit rumah rusak ringan, fasilitas Kesehatan 1 unit rusak ringan, 1 unit kandang ternak rusak berat dan travo listrik rusak ringan sebanyak 2 unit. Kemudian wilayah Sleman total terdampak ada 3 unit terdiri atas rumah rusak ringan 1 unit, fasilitas Kesehatan rusak ringan 1 unit dan fasilitas usaha rusak ringan 1 unit.
Sebelumnya tempa terkini magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Bantul pada Jumat (30/6/2023) malam. BMKG merilis gempa terjadi pada pukul 19.57 WIB demgan Lokasi 8.63 LS,110.08 BT atau 86 km barat daya dari Bantul. Gempa yang berpusat di Samudera Hindia atau laut selatan DIY ini memiliki kedalaman 25 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
- Demi Kopdes Merah Putih, Mendes Minta Izin Minimarket Baru Ditahan
- Menhub Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Rest Area Lebaran 2026
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
Advertisement
Pria di Sedayu Bantul Tewas Diserang Orang Bertopeng Saat Tidur
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Lima Pasar Sleman Jadi Lokasi Grebeg Takjil Ramadan
- Kesbangpol DIY Perkuat Pengelolaan Banpol agar Lebih Transparan
- DIY Ajukan Dana Rp400 Miliar untuk Perbaikan Jalan Provinsi
- Meksiko Serahkan Puluhan Anggota Kartel Narkoba ke AS Sejak 2025
- Perempuan Ditemukan Meninggal di Kasihan Bantul, Polisi Ungkap Fakta
- Ahli Gizi Sebut Pola Makan Tepat Bisa Perbaiki Hormon Wanita
- Bantul Dapat Kuota Sampah 700 Ton Seusai Penutupan TPA Piyungan
Advertisement
Advertisement







