Sembuh atau Berdamai? Cara Baru Memahami Penyakit Kronik
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Ilustrasi sapi/Pixabay
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Sapi jenis Peranakan Ongole (PO) milik Kasno, peternak asal Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar dikabarkan batal dibeli Presiden Joko Widodo untuk hewan kurban.
BACA JUGA: Abimanyu, Sapi Kurban Pilihan Jokowi untuk Anak Yatim
Kabar dibatalkannya pembelian sapi kurban Presiden Jokowi ini disampaikan langsung Kasno saat berbincang dengan Solopos.com-Jaringan Harianjogja.com, Selasa (20/6/2023).
Kasno mengaku pembatalan pembelian sapi tersebut diterima pada Jumat (16/6/2023) kemarin. Saat itu, Kasno dihubungi oleh pihak Sekretariat Kepresidenan yang menyampaikan jika Jokowi batal membeli sapi berbobot 8,1 kuintal tersebut.
“Saya juga masih bingung benar dibatalkan atau tidak. Soalnya hanya melalui lisan, mestinya memakai surat,” kata dia.
Kasno mengaku kecewa Presiden membatalkan pembelian sapi tersebut. Terlebih berbagai proses seleksi hewan kurban untuk Presiden Jokowi ini telah dilalui seperti cek kesehatan hewan.
Hewan sapi milik Kasno telah dinyatakan lolos dan dinyatakan sehat. Bahkan pihaknya juga telah melengkapi persyaratan administrasi untuk pembelian hewan kurban tersebut.
“Saya kaget saat dihubungi habis Jumatan dari pihak Sekretariat Kepresidenan katanya tidak jadi dibeli. Saya hanya wong cilik bingung, kok cuma lisan. Apa tidak pakai surat,” katanya.
Pihaknya masih berharap Presiden Jokowi membeli sapi jenis PO berbobot 8,1 kuintal tersebut. Sapi ini rencananya dibeli seharga Rp90 juta.
Selama ini, dia mengatakan sapi miliknya diberi makanan tambahan, vitamin, hingga telah divaksin PMK. Rencananya, sapi hewan kurban Jokowi ini akan diserahkan di Masjid Al Wustho Mangkunegara Solo.
Diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeli dua ekor sapi untuk kurban dari peternak di Kabupaten Karanganyar.
Dua sapi kurban itu masing-masing jenis PO seberat 810 kilogram (kg) atau 8,1 kuintal milik Kasno, peternak di Doplang, Karangpandan serta sapi jenis Limosin berat 620 kg (6,2 kuintal) milik Suparno, peternak di Dusun Cabean, Desa Pandeyan, Kecamatan Tasikmadu.
Suparno, 53, mengatakan sapi miliknya yang tak memiliki nama dipilih karena kondisinya sehat. Sapi tersebut telah dinyatakan lolos dari serangkaian seleksi dan tes kesehatan oleh tim baik dari Sekretariat Negara (Setneg) dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah.
Cek kesehatan sapi meliputi bebas dari cacing hati, cek darah, kotoran dan postur tubuh. Dari empat ekor sapi yang diajukan, dia mengatakan hanya satu sapi yang dinyatakan lolos untuk hewan kurban Presiden Jokowi.
“Ada tiga kriteria untuk sapi kurban pak Presiden yang dicari. Kriteria pertama berat 6 kuintal, 8 kuintal, dan satu ton. Untuk sapi saya lolos kriteria 6 kuintal,” kata dia ketika dijumpai Solopos.com di kediamannya pada Senin (19/6/2023).
Di tahun lalu, Suparno mengatakan sapi ternaknya sebenarnya dipilih untuk hewan kurban Presiden Jokowi. Namun sapinya terkena wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sehingga batal untuk menjadi sapi kurban Presiden. Di tahun ini, sapi miliknya kembali dipilih untuk kurban orang nomor satu di Indonesia.
Sapi yang dipilih beratnya 620 kg atau 6,2 kuintal berjenis Limosin. Sapi tersebut telah dipesan sejak sebulan lalu. Harga sapi dibeli Rp50 jutaan.
Hingga kini sapi untuk hewan kurban Presiden Jokowi masih berada di kandang ternaknya. Sesuai rencana sapi tersebut baru akan dikirim pada tanggal 27 Juni nanti. Sapi ini dikirim ke Masjid Kauman Solo.
Selama masih di kandang ternaknya, dia mengatakan sapi untuk hewan kurban Jokowi ini dijaga kesehatannya. Dari mulai suntik vitamin, antibiotik, dan obat anti flu. Kemudian untuk mempertahankan berat badan, sapi diberi makan tiga kali sehari. Dari sebelumnya hanya dua hari sekali.
“Sebelumnya hanya diberi makan pagi dan sore. Tapi sekarang diberi makan tiga kali, pagi, sore dan malam hari. Jam 10 malam [22.00 WIB] kita beri makan lagi agar bobotnya terjaga,” kata dia.
Selain sapi untuk hewan kurban Jokowi, dia memiliki 10 ekor sapi berjenis Limosin, PO dan Metal. Sapi-sapi tersebut mayoritas telah laku terjual untuk kurban pada Iduladha 2023. Harga sapi yang dijual harganya bervariasi mulai Rp25 jutaan hingga termahal Rp70 jutaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Jadwal KRL Solo-Jogja terbaru dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan dari Palur hingga Yogyakarta untuk perjalanan lebih praktis.
Panglima TNI Agus Subiyanto meminta alumni SMA Taruna Nusantara menjadi generasi adaptif, berkarakter, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.
Pakar UMY mengungkap blackout Sumatra bukan sekadar gangguan transmisi, tetapi menunjukkan lemahnya ketahanan sistem kelistrikan dan proteksi jaringan.
SpaceX meluncurkan 29 satelit Starlink baru sehingga total satelit aktif melampaui 10.400 unit untuk memperluas layanan internet global.
Ombudsman RI mendorong sistem terpadu antarkementerian untuk pengawasan TKA dan pencegahan TPPO agar pengawasan lebih efektif.