Kokola Group bersama Mamah Dedeh Salurkan Kurban Sapi Limosin
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis
Senior Manager Pemberdayaan Sosial dan Lingkungan Telkom Suharsono (kanan)\r\nmenyerahkan cindera mata kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Agus Wahidin\r\ndalam acara digital bootcamp Indonesia Digital Learning (IDL) untuk peningkatan kelulusan\r\nsertifikasi guru Indonesia di Graha Asia Plaza Asia Sumedang beberapa waktu yang lalu./ Ist
Jakarta, 15 Juni 2023 – Di era digital saat ini, dunia terus berkembang dan berevolusi termasuk dunia pendidikan, di mana teknologi banyak mengubah jalannya proses pendidikan di Indonesia.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai perusahaan telekomunikasi digital pilihan utama di Indonesia terus menginisiasi berbagai program untuk mendukung pemerataan digitalisasi pendidikan di Indonesia, salah satunya melalui program Indonesia Digital Learning (IDL). Upaya ini sekaligus menjadi komitmen Telkom dalam menerapkan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Pada penyelenggaraannya di tahun ke sepuluh, IDL kembali dilaksanakan melalui penyelenggaraan digital bootcamp untuk peningkatan kelulusan sertifikasi guru Indonesia. Acara dilaksanakan di Graha Asia Plaza Asia Sumedang dan diikuti oleh 500 guru yang belum memiliki sertifikasi pendidikan profesi guru PPG di wilayah Sumedang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Selain materi seputar kompetensi digital, Telkom juga menghadirkan materi-materi untuk mendukung kelulusan sertifikasi guru. Guru SMPN 1 Tanjungsari, Onih Neni yang merupakan salah satu peserta menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan IDL di Tahun 2023. “IDL merupakan kegiatan yang sangat luar biasa, saya jadi lebih mengerti bagaimana cara menjawab soal-soal UKG (Ujian Kompetensi Guru). Karena UKG sekarang sebagai penentu nasib profesionalisme dan kesejahteraan guru sehingga ini pelatihan yang membahagiakan bagi saya”, ujar Neni.
Dalam kesempatan terpisah, SGM Community Development Center Telkom, Hery Susanto menyampaikan, Telkom secara berkelanjutan menyelenggarakan program IDL yang merupakan upaya peningkatan kualitas para pendidik Indonesia sebagai talenta digital di dunia pendidikan pada era digital saat ini. “Program ini merupakan langkah strategis Telkom dalam upaya peningkatan kompetensi guru untuk mendukung tujuan pemerintah dalam menyongsong generasi emas 2045 dengan generasi yang unggul dan tangguh”, jelas Hery.
Sejak tahun 2014, Telkom menginisasi program Indonesia Digital Learning (IDL) yang merupakan program sertifikasi dan pelatihan kompetensi digital untuk para guru di Indonesia yang berperan sebagai tonggak pendidikan pembentuk generasi bangsa ke depan. Dengan sistem pembelajaran digital saat ini, guru dituntut untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, sehingga kompetensi digital adalah suatu kemampuan yang wajib dimiliki oleh para guru dalam menciptakan kreativitas pada pembelajaran. Diharapkan melalui seluruh materi dan pelatihan yang diberikan di program IDL dapat menjadi bekal para pendidik dalam mengajar sehari-hari, demi tercapainya tujuan jangka panjang pada para siswa sebagai peserta didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis
Harga iPhone di iBox pada Mei 2026 mayoritas naik. iPhone 15 dan iPhone 17 mencatat kenaikan terbesar, sementara iPhone 14 justru turun.
Stellantis menarik 419.035 unit Jeep Grand Cherokee di AS akibat gangguan software yang berpotensi menghambat pengembangan airbag samping saat kecelakaan.
Seekor ular kobra sepanjang 1,2 meter dievakuasi dari rumah warga di Prambanan, Klaten. Polisi mengimbau warga tidak menangkap ular sendiri.
Grand Hotel De Djokja memperkenalkan wajah baru hotel yang menggabungkan kemewahan modern dengan nilai-nilai sejarah yang telah melekat sejak berdiri pada tahun
Tim UGM menduga api misterius di Seyegan, Sleman, dipicu gas metana yang mencemari air dan terlepas saat berinteraksi dengan oksigen.