Advertisement
82 Orang Mengungsi Imbas Kebakaran Lapak Penampungan Oli Bekas
Ilustrasi pemadaman kebakaran./JIBI-Antara-HO - Kilang Balikpapan
Advertisement
Harianjogja.com, BANTEN—Kebakaran lapak penampungan oli bekas dan limbah plastik Rabu (17/5/2023) malam membuat 82 orang dari 22 kepala keluarga (KK) mengungsi. Mereka mengungsi di mushala setempat.
"Saat ini warga yang terdampak kebakaran mengungsi ke Mushalla Al-Istiqomah, yang juga masih satu lingkungan RW 01," ujar Ketua RT 07 Isad di Tangerang, dikutip dari Antara, Kamis (18/5/2023).
Advertisement
Kebakaran tersebut menimpa lapak oli bekas yang beralamat di RT/RW 07/01, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.
Ia menyebutkan, puluhan orang yang kini telah difungsikan itu merupakan penghuni dari beberapa lapak yang terbakar. "Jadi, korban ini adalah penghuni lapak itu, kalau warga sekitarnya tidak terdampak," katanya.
Ia mengatakan, warga yang saat ini kehilangan tempat tinggal tersebut membutuhkan bantuan berupa pakaian dan makanan untuk dikonsumsi.
Baca juga: REI: Pengembang Kesulitan Jual Properti ke Pembeli Asing
"Sekarang kondisi warga membutuhkan bantuan berupa pakaian dan makanan. Kalau memang ada bantuan nanti kami siap menerima," tuturnya.
Ia juga mengatakan bahwa kebakaran lapak oli bekas dan plastik yang berlokasi di kawasan permukiman padat itu terjadi Rabu (17/5/2023) sekitar pukul 18.48 WIB.
Warga mengetahui peristiwa tersebut bermula saat mendengar ledakan yang diduga berasal dari tumpukan kaleng oli bekas di dalam lapak.
Tidak lama kemudian, lanjut dia, api langsung muncul dan berkobar melalap seluruh area lapak penampungan barang bekas tersebut.
"Titik kebakaran ini memang area yang isinya adalah warga yang menampung oli-oli bekas, mungkin itu yang bikin api cepat membesar," katanya.
Mengetahui hal itu, dia langsung melaporkannya ke pihak Dinas Pemadam Kebakaran setempat agar dapat segera ditangani.
Menurut dia, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Namun, tiga warga yang tinggal di area lapak penampungan oli bekas itu mengalami luka-luka. "Saya sampai di lokasi kebakaran tadi sekitar pukul 21.00 WIB dan saat itu api sudah mulai padam atau tidak besar lagi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Izin Tambang di DIY Dipersempit untuk Tekan Risiko Eksploitasi
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Ini Jam Lengkap Prameks Kutoarjo-Jogja Jumat 27 Maret 2026
- Ratusan Ribu Pemudik Belum Pulang GT Purwomartani Siap-siap Ramai Lagi
- DPRD dan Pemkab Magelang Teguhkan Sinergi dalam Halalbihalal 1447 H
- Warga Jogja Bisa Pilih Lokasi Urus SIM Ini Jadwal Lengkapnya
- Sampah Plastik Masih Nyasar ke Biopori Jumbo Gowongan Jogja
- Banpol Parpol di Sleman Melonjak 145 Persen, Ini Waktu Cairnya
- Warga Sleman Masih Bisa Urus SIM di Pagi Hari Ini Jadwal Lengkapnya
Advertisement
Advertisement







