Kopi Magelang Didorong Naik Kelas, BRIN dan Kemenkum Kawal Hilirisasi
Pemkab Magelang memperkuat hilirisasi kopi melalui perlindungan Indikasi Geografis, riset BRIN, dan inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing.
Tangakapan layar video proses tunnel breakthrough terowongan pengelak Bendungan Bener, Purworejo. /Tiktok.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah video proses prosesi tunnel breakthrough (penembusan terowongan inlet-outlet) proyek pembangunan Bendungan Bener, Purworejo sempat viral di platform media sosial Tiktok.
Video yang diunggah oleh akun @mahardika0902 sempat masuk ke beranda for your page (FYP) dengan dikomentari ratusan akun dan ditonton ribuan orang pada Selasa (9/5/2023). Sejumlah warganet memberikan komentar terkait proses menembus yang bisa tepat sasaran perlu survei dan kecermatan.
BACA JUGA : Proyek Bendungan Bener di Wadas Dicek Komisi III DPR RI
Unggahan video itu mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Meski pada Rabu (10/5/2023) unggahan tersebut di akun itu telah hilang. Dalam video yang tersebut terdengar suara bor alat berat menembus bebatuan.
Para pekerja proyek dan beberapa pejabat tampak mengabadikan proses penembusan itu menggunakan ponsel masing-masing. Ketika akan tembus suara eskavator semakin kencang menembus bebatuan, hingga muncullah ujung eskavator tersebut diikuti dengan suasana gembira para pekerja proyek.
Berdasarkan penelusuran Harianjogja.com, proses penembusan terowongan itu dilakukan pada Senin (8/5/2023) lalu. Kepala BBWS Serayu Opak Dwi Purwantoro memimpin langsung prosesi penembusan terowongan yang dikenal dengan terowongan pengelak.
Dwi Purwantoro berpesan kepada para pekerja proyek agar selama pengerjaan tetap mengutamakan safety atau K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). “Lanjutkan pekerjaan sesuai perencanaan, semoga semua berjalan lancar dan membawa manfaat serta kebaikan untuk segenap pihak,” katanya sebagaiman dikutip laman sda.pu.go.id.
BACA JUGA : Revitalisasi Bendungan Beton Ponjong Gunungkidul
Kepala Bidang PJSA BBWS Serayu Opak Andi Arwik menjelaskan panjang terowongan mencapai sekitar 850 meter. Tunnel ini merupakan salah satu item pekerjaan yang sangat kritikal, penting dan beresiko tinggi.
“Dan alhamdulillah bisa kita selesaikan tahap breakthrough yang kemudian akan dilanjutkan pekerjaan lining lantai, bottom outlet. Semoga semua berjalan lancar, mohon dukungan dan doa semua pihak,” katanya.
Terowongan pengelak ini memiliki Panjang sekitar 850 meter dengan tinggi atau diameter sekitar tujuh meter. Memiliki fungsi untuk mengalihkan sementara aliran air Sungai Bogowonto agar memudah pembangunan bendungan. Oleh karena itu keberadaan terowongan ini sangat krusial karena tanpa dibangun terowongan akan menyulitkan pembanguna bendungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat hilirisasi kopi melalui perlindungan Indikasi Geografis, riset BRIN, dan inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing.
BMKG memprediksi hujan ringan di sebagian besar DIY pada Sabtu 13 Juni 2026. Sleman perlu waspada karena berpotensi terjadi hujan petir.
Ketahui makanan dan minuman terbaik saat perut kosong di pagi hari serta jenis konsumsi yang sebaiknya dihindari agar pencernaan tetap sehat.
Layanan SIM keliling Gunungkidul kembali dibuka 13 Juni 2026. Simak jadwal, lokasi SIMMADE, SIMPITU, hingga syarat perpanjangan SIM.
Pengurus baru DPC PKB se-DIY bersilaturahmi ke PWNU DIY untuk memperkuat sinergi historis, ideologis, dan kerja sama organisasi.
Timnas Kanada gagal memaksimalkan laga kandang setelah ditahan Bosnia-Herzegovina 1-1 pada pertandingan Grup B Piala Dunia 2026.