Harga iPhone 12, 13, 14, 15, dan 16 di Bulan September 2025
Bulan September tampaknya menjadi bulan yang tepat buat Anda yang ingin membeli produk terbaru Apple.
Singapura/Pegipegi
Harianjogja.com, SOLO—Crazy rich Indonesia yang belakangan viral karena membeli rumah di Singapura akan segera terungkap. Hal tersebut lantaran kabar ini sudah sampai di telinga stafsus Sri Mulyani Yustinus Prastowo.
Melalui cuitan di akun Twitternya, Yustinus meminta DJP untuk segera melakukan pengecekan tentang siapa crazy rich RI yang membeli properti mewah di Singapura tersebut.
Yustinus mengatakan jika pengecekan dilakukan guna memastikan apakah sosok tersebut taat pajak atau tidak.
Dalam kasus ini, karena aset yang dibeli ada di luar negeri, maka DJP bisa menggunakan skema Automatic Exchange of Information (AEoI) yang merupakan sistem pertukaran informasi keuangan secara otomatis antar negara.
Baca juga: Liburan, Ini Rekomendasi 2 Tempat Wisata Baru di Jogja yang Bisa Anda Kunjungi
"Biasanya hal seperti ini masuk skema AEoI. Atau setidaknya DJP bisa melakukan EoI utk memastikan kita memperoleh informasi yang lebih detail. Membeli properti adalah hak warga negara. Semoga kewajiban pajaknya pun ditunaikan dg baik," bunyi cuitan stafsus Menkeu tersebut.
Jika sudah demikian, maka ada kemungkinan DJP akan memberikan kisi-kisi tentang siapa sosok konglomerat RI yang membeli properti mewah di Singapura tersebut.
Diberitakan sebelumnya, keluarga konglomerat Indonesia disebut telah membeli sebanyak tiga unit hunian mewah senilai S$206,7 juta atau setara Rp2,27 triliun yang berlokasi pada 42, 42A, and 42B Nassim Road di District 10, Singapura.
Sosok keluarga kaya raya Tanah Air tersebut akan tinggal di lingkungan yang sama dengan Eduardo Saverin yang juga dikenal sebagai salah satu pendiri Facebook bersama Mark Zuckerberg.
Sayangnya, sampai saat ini belum ada informasi tentang diapa crazy rich RI yang membeli properti mewah di Singapura tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Bulan September tampaknya menjadi bulan yang tepat buat Anda yang ingin membeli produk terbaru Apple.
Lomba mewarnai di Sleman City Hall dorong tumbuh kembang anak optimal lewat edukasi nutrisi, kreativitas, dan aktivitas keluarga.
Sebanyak 34.853 jemaah haji akan tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta sepanjang Juni 2026. Kepulangan perdana dimulai dari Jeddah pada 1 Juni.
Sebanyak 600 besek daging kurban dibagikan kepada warga Banguntapan, Bantul, melalui Paguyuban Pandu untuk memperkuat kepedulian sosial saat Iduladha.
Kemacetan di Jogja kerap terjadi di sejumlah ruas utama. Gejayan, Malioboro, Jalan Solo, hingga Ring Road Utara menjadi titik langganan padat.
Danantara memastikan tata kelola DSI berjalan transparan dan akuntabel. Dialog dengan pelaku usaha digelar selama masa transisi hingga akhir 2026.