Advertisement

Ledakan Terjadi di Magelang, Belasan Rumah Rusak

Galih Eko Kurniawan
Kamis, 20 April 2023 - 17:37 WIB
Galih Eko Kurniawan
Ledakan Terjadi di Magelang, Belasan Rumah Rusak Ilustrasi ledakan. - Shutterstock

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG—Ledakan bubuk mercon terjadi di Desa Jebengsari, Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu (19/4/2023).

Kepala Polresta Magelang Komisi Besar Polisi Ruruh Wicaksono mengatakan ledakan itu mengakibatkan belasan rumah rusak dan satu korban luka lecet bagian kaki. Sedikitnya 13 rumah rusak, 12 rumah di antaranya rusak ringan dan satu rumah rusak berat milik EBW (33) yang merupakan pemilik bubuk mercon.

Advertisement

Ruruh menjelaskan saat terjadi ledakan EBW tidak ada di rumah sedangkan istri dan anaknya tengah memasak mi. EBW meninggalkan rumah setelah maghrib. “Saat ini EBW sudah diamankan di Polsek Salaman dan yang bersangkutan mengakui membuat bahan-bahan petasan,” katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (20/4/2023).

Bahan petasan tersebut diracik di tempat lain dan dibawa ke rumah sudah menjadi racikan. Tim Jibom Gegana Polda Jateng sudah turun ke tempat kejadian perkara kemudian melakukan sterilisasi dan dalam olah tempat kejadian perkara ditemukan titik ledakan.

Ketika ditanyakan pada EBW, yang bersangkutan memang mengakui meletakkan bubuk petasan kurang lebih delapan kilogram. Dalam olah TKP juga ditemukan satu karung petasan jadi yang sudah ada sumbu ukuran kecil dan petasan jadi dalam satu kardus dan tas keresek.

Berdasarkan keterangan EBW, dia meletakkan bubuk petasan yang sudah jadi di balik tembok bagian belakang. Ia menuturkan yang bersangkutan membeli bahan petasan secara daring kemudian diracik sendiri di tempat lain.

Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Yopie Indra Prasetya menjelaskan bahan petasan ini memang kondisinya tidak stabil, mudah sekali terpicu untuk meledak, baik terkena getaran atau jatuh, apalagi terkena api.

"Untuk kejadian ini masih kami cek lagi, ini pemicunya apa tetapi perlu diketahui memang pembuat petasan ini tidak stabil sehingga kami harapkan jangan lagi masyarakat berusaha untuk meracik membuat bahan petasan karena sangat berbahaya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Khusus Libur Iduladha 15-18 Juni 2024

Jogja
| Sabtu, 15 Juni 2024, 05:47 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja: Berburu Street Food di Kotabaru

Wisata
| Minggu, 09 Juni 2024, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement