Utang RI Mendekati Rp8.000 Triliun, Ini Penjelasan BI
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto / Bisnis/Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JAKARTA–Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto meyakini dapat bernegosiasi dengan PDI Perjuangan (PDIP) soal penentuan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) jika wacana koalisi besar terwujud.
Wacana koalisi besar merupakan gabungan partai politik pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini, termasuk Gerindra dan PDIP.
Meski begitu, beberapa pihak berpendapat koalisi besar itu sulit terwujud, terutama karena penentuan capres-cawapres. Apalagi, PDIP sudah mensyaratkan kadernya harus jadi capres.
Prabowo sendiri merasa dirinya masih bisa bernegosiasi dengan PDIP. Menurutnya, negosiasi dengan PDIP tak sesulit yang dikira banyak orang.
"Saya sama teman-teman di PDIP juga [berhubungan baik], saya kira ya ndak seseram yang kalian berharap mungkin [negosiasi soal capres-cawapres]," ujar Prabowo di kediamannya, Jakarta Selatan pada Rabu (5/4/2023).
Selain PDIP, partai politik (parpol) pendukung Jokowi lainnya juga mudah ada negosiasi. Prabowo mengatakan dirinya dengan semua ketum parpol pendukung pemerintahan Jokowi.
BACA JUGA: Mengapa Pemda DIY Kekeh Stadion Mandala Krida Tidak Rusak?
"Kita bersahabat. Sebagai contoh, hubungan saya dengan Pak Zul Hasan [ketum PAN], Pam Airlangga [ketum Golkar] baik, Pak Mardiono [Plt. Ketum PPP] baik, Pak Muhaimin [ketum PKB] apa lagi. Jadi kalo saya kok tidak merasa akan alot ya," jelasnya.
Prabowo meyakini pembentukan wacana koaliso besar dapat terwujud, tergantung itikad baik semua pihak yang terlibat. Menurutnya, semua akan sepakat yakin dapat memenangkan Pilpres 2024.
"Saya kira tidak jadi masalah dan kadang-kadang negosiasi alot pun kalau hasilnya bagus emangnya kenapa ya?" ungkap Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
BMKG menyebut gempa M7,7 NTT dipicu sesar naik busur belakang Flores yang berpotensi menghasilkan gempa hingga M7,9.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.