Advertisement
Saling Klaim! Ribuan Pasukan Rusia dan Ukraina Tewas dalam Sehari
Tentara Ukraina menembak dengan howitzer 105mm ke posisi Rusia pada 8 Maret. Bloomberg AFP - Getty Images
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Perang antara pasukan Rusia dan Ukraina belum juga berakhir. Laporan terbaru Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia bahkan mengungkap betapa sengitnya pertempuran antara dua negara serumpun tersebut.
Pihak Ukraina mengklaim telah menewaskan sebanyak 920 pasukan Rusia dalam sehari. Total korban tewas pasukan Rusia mencapai 167.490 orang sejak perang berlangsung.
Advertisement
Sementara itu, Rusia melaporkan serangan di arah Kupyansky, menewaskan 50 prajurit Ukraina. Serangan di daerah tersebut juga berhasil menghancurkan 2 kendaraan tempur lapis baja, 2 kendaraan, dan howitzer self-propelled 2S3 Akatsiya.
BACA JUGA : Drone Ukraina Hancurkan Rudal Jelajah Rusia di Krimea
“Gudang amunisi brigade pertahanan teritorial ke-103 dihancurkan di dekat desa Kislovka, wilayah Kharkiv,” demikian penjelasan Kemhan Rusia dikutip, Kamis (23/3/2023).
Sementara itu, di arah Krasno-Limansky, pasukan Rusia mengklaim menewaskan 90 prajurit Ukraina serta menghancurkan 2 kendaraan tempur lapis baja, 3 truk pickup, howitzer self-propelled Gvozdika, serta howitzer D-30.
Di arah Donetsk, kombinasi operasi aktif unit kelompok pasukan "Selatan", serangan udara, tembakan artileri, dan sistem penyembur senjata berat selama beberapa hari terakhir menewaskan lebih dari 300 prajurit Ukraina, termasuk 3 kendaraan tempur lapis baja, 3 mobil, instalasi artileri self-propelled Akatsiya, serta howitzer D-20 hancur.
Adapun di arah Donetsk Selatan dan Zaporizhia, serangan penerbangan operasional-taktis dan tembakan artileri menewaskan 40 prajurit Ukraina dan melibas 3 kendaraan, serta 1 sistem artileri M777 buatan AS.
Selain itu, gudang bahan bakar untuk peralatan militer Brigade Pertahanan Teritorial ke-102 Ukraina dihancurkan di dekat desa Zaliznichnoye, wilayah Zaporozhye. Di arah Kherson, 20 prajurit Ukraina, dua kendaraan, dan howitzer self-propelled Gvozdika dihancurkan.
BACA JUGA : Xi Jinping Kunjungi Putin, China Akan Damaikan Rusia dan Ukraina?
Sementara itu, penerbangan operasional-taktis militer, pasukan misil, dan artileri kelompok pasukan Rusia mengalahkan unit artileri ke-83 Ukraina pada posisi tembak, dan peralatan di 112 distrik dalam sehari.
Rudal Rusia juga menghantam dua hanggar senjata dan perlengkapan militer Ukraina. Pesawat tempur Rusia menembak jatuh helikopter Mi-8 Ukraina di dekat desa Malye Krynki, wilayah Kharkiv.
Sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh setidaknya 26 kendaraan tak berawak dan tiga roket dari peluncur HIMARS.
Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 403 pesawat, 224 helikopter, 3.528 kendaraan udara tak berawak, 414 sistem rudal antipesawat, 8.370 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 1.070 kendaraan tempur dari berbagai sistem peluncuran roket, 4.410 lapangan senjata artileri dan mortir, serta 9.052 unit kendaraan militer khusus Ukraina hancur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Jadwal Misa Jumat Agung 2026 di DIY
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Hari Ini, Sal Priadi CS Manggung di Lapangan Pancasila UGM
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
Advertisement
Advertisement









