Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Ilustrasi rabies
Harianjogja.com, LONDON— Seorang perempuan tewas dan seorang perempuan lainnya terluka setelah diserang anjing di Inggris selatan, menurut kepolisian setempat pada Kamis (12/1/2023), seperti dikutip dari Antara, Jumat (13/1/2023).
Seorang perempuan berusia 20-an dinyatakan tewas di lokasi kejadian meski telah dilakukan upaya penyelamatan, demikian pernyataan kepolisian Surrey.
Petugas dipanggil ke Kota Caterham di Surrey pada pukul 14.45 waktu setempat menyusul laporan bahwa seekor anjing menyerang masyarakat umum.
Menurut polisi, seorang perempuan lainnya yang mengalami luka gigitan dirawat di rumah sakit dengan luka yang tidak mengancam jiwa.
Pernyataan polisi juga menyebutkan bahwa petugas telah mengamankan tujuh anjing di lokasi kejadian dan kini mereka ditahan di kantor polisi.
BACA JUGA: Tidak Ada Pembatasan, Kanwil Kemenag DIY Masih Tunggu Kuota Haji dari Kemenag RI
"Penyelidikan kami untuk menetapkan fakta insiden masih berlangsung dan kami akan meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi," kata Kepala Inspektur Alan Sproston.
Ia menambahkan bahwa mereka yakin semua anjing telah dicatat dan kini dalam penahanan polisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Menkeu Purbaya memastikan rasio utang Indonesia masih aman meski naik menjadi 40,54 persen terhadap PDB dan tetap jauh di bawah batas UU.
Polri dan Kepolisian Cina melakukan pertukaran buronan. Tiga buronan asal Tiongkok dipulangkan, sementara satu WNI diserahkan ke Indonesia.
Fahri Hamzah dan Sri Sultan HB X membahas penataan kota DIY, penyediaan hunian terjangkau, serta pengembangan kawasan permukiman di masa depan.
SDN Pingit menilai Program Makan Bergizi Gratis membantu siswa dari keluarga prasejahtera. Selama hampir setahun berjalan, belum ada kasus keracunan makanan.
Regrouping SD di Gunungkidul berlanjut setelah lima sekolah digabung. Disdik masih mengkaji sekolah lain menyusul banyaknya SD yang kekurangan murid.