Lolos Seleknas, 3 Atlet Anggar DIY Bela Indonesia di Ajang Asia
Sebanyak tiga atlet muda anggar DIY membela Indonesia di ajang Asian Cadet & Junior Fencing Championship 2026.
Pengunjung melihat skuter-skuter yang dipamerkan di ajang Indonesian Scooter Festival 2022 di JEC, Sabtu (10/12/2022). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesian Scooter Festival 2022 digelar di Jogja Expo Center pada Sabtu-Minggu (10-11/12/2022). Pada hari kedua pelaksanaan, ISC akan diwarnai dengan agenda rolling thunder.
Rolling thunder alias berkendara bersama para pencinta skuter ini akan diawali dari Taman Kuliner Condongcatur dan akan menuju JEC sebagai lokasi hentinya. Rencananya, kegiatan ini dilangsungkan pukul 08.00 WIB.
ISC 2022 dibuka secara resmi pada Sabtu (11/12/2022). Puluhan skuter dipamerkan di festival tahunan yang pertama kali digelar pada 2017 itu. Tak cuma dari Jogja, peserta pameran juga berasal dari kota lain, seperti Malang, Jawa Timur.
Memeriahkan hari pertama, panggung terbuka menghadirkan sejumlah grup musik. Penampilan Bravesboy yang dilanjutkan dengan Denny Frust menjadi penutup gelaran sepanjang Sabtu.
Pada Minggu alias hari kedua, panggung terbuka akan menampilkan grup-grup musik lokal Jogja. Ada Buttondown, Lost Stroom, Sri Plecit serta Apollo 10. Sebagai penutup, panitia akan mengundi pemenang untuk mendapatkan lucky draw berupa satu unit Vespa VBB 61.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak tiga atlet muda anggar DIY membela Indonesia di ajang Asian Cadet & Junior Fencing Championship 2026.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.