Erupsi Anak Krakatau Batalkan 5 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Ilustrasi penganiayaan./Pixabay
Harianjogja.com, SRAGEN -- Diduga kesal dan tidak terima anaknya diselingkuhi oleh suaminya, Supardi asal Tanon, Sragen, tega menganiaya menantunya sendiri, Aji Anang Makruf, 22. Insiden itu terjadi di rumah si menantu pada Jumat (14/10/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, melalui Kasi Humas, Iptu Ari Pujiantoro, mengatakan korban awalnya duduk sendirian di teras rumah sambil bermain handphone (HP). Tiba-tiba Supardi mendatangi korban dengan membawa sebatang kayu sepanjang sekitar 1,2 meter.
“Supardi kemudian memarahi korban, yaitu menantunya sendiri karena permasalahan rumah tangga dengan anaknya, Dwi Wahyuningsih. Supardi meminta HP korban, namun tidak diberikan, kemudian terjadi perselisihan,” terang Ari, Rabu (19/10/2022).
Supardi lantas memukul korban dengan kayu yang dibawanya sebanyak satu kali di bagian dada hingga membuatnya tertunduk menahan sakit. Pelaku kemudian memukul punggung korban namun lebih pelan. Tak berhenti di situ, Supardi sempat akan memukul kepala korban namun meleset mengenai tembok, korban tidak melawan.
“Kemudian istri korban mendatangi dan menarik mundur ayahnya agar tidak meneruskan aksinya. Supardi sempat mengatakan ‘daripada anakku yang disakiti lebih baik aku membunuh kamu, masih sanggup aku membunuh kamu’,” tambah Ari.
Tetangga korban, Saryo, yang mencoba menahan emosi Supardi yang sedang memuncak, malah diusir. Lalu datang lagi tetangga korban yaitu Suparno dan Darno yang juga ikut melerai. Akhirnya Supardi pulang.
“Korban merasakan sakit berupa bekas memar di dada melintang. Kemudian korban mengadukan kejadian tersebut ke Polsek Tanon,” terang Ari.
Kapolsek Tanon, AKP Primadhana Bayu Kuncoro, mengatakan sudah memeriksa pelaku dan tidak menahannya. Supardi dijerat Pasal 351 KUHP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Suahasil Nazara resmi jadi Menkeu. Pergantian ini dinilai positif, tetapi rupiah dan pasar obligasi berpotensi volatil dalam jangka pendek.
Saleh Husin berharap Menkeu Suahasil Nazara mengedepankan kebijakan fiskal pro-growth dan mendengar kebutuhan dunia usaha serta industri.
Banggar DPR menyebut anggaran kebencanaan naik menjadi Rp1,1 triliun dari Rp494 miliar. Dana siap pakai bencana juga disiapkan Rp5 triliun.
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, layanan digital, roaming, serta benefit tambahan dalam satu paket.