Pemerintah Buka Peluang untuk Subsidi Motor Listrik Lagi
Pemerintah siapkan insentif baru motor listrik. Menkeu Purbaya sebut skema masih dibahas bersama Kemenperin dan pelaku industri.
Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) berswafoto dengan rekannya usai pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). Rakernas II PDI Perjuangan tersebut bertemakan Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat dengan sub tema Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.
Harianjogja.com, JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai langkah Ganjar Pranowo yang berani deklarasi siap maju menjadi calon presiden (capres) karena didukung tokoh kuat.
Ujang memperkirakan kemungkinan dukungan tersebut datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, nama Ganjar bisa besar karena dukungan Jokowi.
“Saya rasa Ganjar tidak akan menyatakan siap jadi capres jika tidak punya dukungan dari individu atau sosok atau tokoh tertentu yang kuat. Bisa saja dorongan itu berangkat dari Jokowi. Ya selama ini kan Ganjar kekuatannya ada di situ, ada pada dorongan Jokowi,” ujar Ujang saat dihubungi Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Rabu (19/10/2022).
Dia menilai, pernyataan Gubernur Jawa Tengah tersebut sama dengan melawan perintah PDI Perjuangan (PDIP). PDIP, menurut Ujang, lebih condong mengusung Puan Maharani daripada Ganjar.
Oleh sebab itu, dia mengatakan Ganjar tak akan berani menyatakan siap jadi capres 2024 jika tak ada dukungan tokoh seperti Jokowi.
“Kalau Ganjar enggak didorong Jokowi ya dianggap bukan siapa-siapa. Jadi, saya melihat ya mungkin dari awal sudah ada dukungan Jokowi di belakang layar, maka Ganjar semakin berani. Kalau sudah menyatakan seperti itu artinya melawan titah dan perintah PDIP,” jelasnya.
BACA JUGA: Tak Harus Gunakan Paracetamol, Berikut Cara Alami Turunkan Panas pada Anak
Ujang membandingkan sikap Ganjar dengan Anies Baswedan saat mendeklarasikan diri siap maju jadi capres. Tak lama setelah Anies membuat pernyataan tersebut, NasDem mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut jadi capres 2024.
“Ketika dulu Anies menyatakan siap maju, ditanya oleh Reuters di Singapura, tidak berapa lama kemudian lalu dicalonkan capres oleh NasDem. Artinya begitu siap maju memang sudah ada yang menyambut itu. Nah, kelihatannya Ganjar juga sama ini,” ucap Ujang.
Dia pun meyakini Ganjar sudah mendapat dukungan dari pihak yang akan menyokong dirinya di Pilpres 2024, baik dalam hal mencari koalisi maupun donasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemerintah siapkan insentif baru motor listrik. Menkeu Purbaya sebut skema masih dibahas bersama Kemenperin dan pelaku industri.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.