BEI Optimisis Transaksi Bursa di 2025 Akan Moncer
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini nilai dan volume transaksi harian pada tahun 202 akan lebih tinggi dibandingkan 2024. BEI mencatat data perdagangan mula
Ustaz Yusuf Mansur./instagram @yusufmansurnews
Harianjogja.com, JAKARTA - Yusuf Mansur buka suara soal klaim dirinya sebagai komisaris Grab Holdings Limited. Setelah pengakuannya dibantah, kini ia menyebut dirinya pernah menjadi advisor dari perusahaan ride-hailing tersebut.
"Saya tidak ngotot. Saya cuma menjelaskan kronologis. Dulu malah ada kontraknya. Pas jadi kontrak, jadinya advisor dan masa itu, 2018, masa dekat-dekatnya saya dengan grab," ujarnya dalam unggahan di Instagram, Sabtu (8/10/2022).
Melalui unggahan tersebut, Yusuf juga menyebutkan sejumlah nama yang disinyalir sebagai petinggi Grab. Menurut Yusuf, jika pengakuannya mengada-ada, hal itu tentu akan menjadi masalah bagi dirinya.
"Bila saya ngaku-ngaku, ya masalah lah saya. Dan ini sebenarnya akibat 'baik' dari mereka-mereka yang terus menerus membongkar tausiah-tausiah lama, dan memotong-motong," pungkasnya.
Meski klaim dirinya sebagai Komisaris Grab telah dibantah oleh manajemen, Yusuf tetap kekeh menyatakan dirinya pernah ditawari mengisi posisi komisaris hingga akhinya resmi menjadi advisor atau penasihat Grab.
"Jadi, saat berproses ditawar sebagai komisaris, saya ya langsung cerita. Akhirnya jadi advisor. Resmi. Saya ingat kok, diacarakan segala. Saya dipakaikan jaket dan keliling beberapa kota," tambah Yusuf.
Sementara itu, manajemen Grab Indonesia telah buka suara soal klaim Yusuf Mansur yang menyebut dirinya merupakan komisaris dari Grab.
Head Corporate and Policy Communications Grab Indonesia Dewi Nuraini menegaskan bahwa klaim pencerahan tersebut tidak benar.
"Terkait unggahan video yang beredar di media sosial mengenai klaim Ustaz Yusuf Mansur sebagai Komisaris dari Grab Holdings Limited, bersama ini kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujarnya, Jumat (7/10/2022).
Sebelumnya, dalam sebuah video yang beredar di platform Youtube, Yusuf mengaku pernah menjadi Komisaris Grab. Namun, sejauh ini namanya memang tidak tertera di jajaran petinggi Grab baik sebagai direktur maupun komisaris.
View this post on Instagram
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini nilai dan volume transaksi harian pada tahun 202 akan lebih tinggi dibandingkan 2024. BEI mencatat data perdagangan mula
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas