Merger BUMN Karya Mundur, Restrukturisasi Utang Jadi Sorotan
Merger BUMN Karya ditunda hingga kuartal IV/2026. Danantara fokus menyelesaikan restrukturisasi utang dan memperkuat kinerja keuangan perusahaan.
Ustaz Yusuf Mansur./instagram @yusufmansurnews
Harianjogja.com, JAKARTA - Yusuf Mansur buka suara soal klaim dirinya sebagai komisaris Grab Holdings Limited. Setelah pengakuannya dibantah, kini ia menyebut dirinya pernah menjadi advisor dari perusahaan ride-hailing tersebut.
"Saya tidak ngotot. Saya cuma menjelaskan kronologis. Dulu malah ada kontraknya. Pas jadi kontrak, jadinya advisor dan masa itu, 2018, masa dekat-dekatnya saya dengan grab," ujarnya dalam unggahan di Instagram, Sabtu (8/10/2022).
Melalui unggahan tersebut, Yusuf juga menyebutkan sejumlah nama yang disinyalir sebagai petinggi Grab. Menurut Yusuf, jika pengakuannya mengada-ada, hal itu tentu akan menjadi masalah bagi dirinya.
"Bila saya ngaku-ngaku, ya masalah lah saya. Dan ini sebenarnya akibat 'baik' dari mereka-mereka yang terus menerus membongkar tausiah-tausiah lama, dan memotong-motong," pungkasnya.
Meski klaim dirinya sebagai Komisaris Grab telah dibantah oleh manajemen, Yusuf tetap kekeh menyatakan dirinya pernah ditawari mengisi posisi komisaris hingga akhinya resmi menjadi advisor atau penasihat Grab.
"Jadi, saat berproses ditawar sebagai komisaris, saya ya langsung cerita. Akhirnya jadi advisor. Resmi. Saya ingat kok, diacarakan segala. Saya dipakaikan jaket dan keliling beberapa kota," tambah Yusuf.
Sementara itu, manajemen Grab Indonesia telah buka suara soal klaim Yusuf Mansur yang menyebut dirinya merupakan komisaris dari Grab.
Head Corporate and Policy Communications Grab Indonesia Dewi Nuraini menegaskan bahwa klaim pencerahan tersebut tidak benar.
"Terkait unggahan video yang beredar di media sosial mengenai klaim Ustaz Yusuf Mansur sebagai Komisaris dari Grab Holdings Limited, bersama ini kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujarnya, Jumat (7/10/2022).
Sebelumnya, dalam sebuah video yang beredar di platform Youtube, Yusuf mengaku pernah menjadi Komisaris Grab. Namun, sejauh ini namanya memang tidak tertera di jajaran petinggi Grab baik sebagai direktur maupun komisaris.
View this post on Instagram
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Merger BUMN Karya ditunda hingga kuartal IV/2026. Danantara fokus menyelesaikan restrukturisasi utang dan memperkuat kinerja keuangan perusahaan.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.