Gempa Flores NTT, 50.000 Paket Sembako Dikirim ke Maumere
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.
Ustaz Yusuf Mansur./instagram @yusufmansurnews
Harianjogja.com, JAKARTA -- Penceramah kondang Yusuf Mansyur kembali viral di jagat media sosial. Kali ini, dia mengaku menjadi Komisaris dari perusahaan superapp yakni Grab Holdings Ltd. (GRAB).
Pada video pendek berdurasi sekitar 1 menit di YouTube, Yusuf mengaku menjadi komisaris dari Grab.
"Saya Komisaris di sana. Oh, iya. Gue diem aja digaji. Karena Grab mempersilahkan saya belajar dan saya juga nawaitu belajar," ujarnya pada video tersebut, yang diunggah dengan judul "Yusuf Mansur Komisaris Grab", dikutip Jumat (7/10/2022).
Dalam video tersebut juga, Yusuf mengeklaim dirinya sudah menandatangani dan menyetujui untuk menjadi komisaris dari perusahaan itu.
"Ketika saya tanda tangan mengiyakan jadi Komisaris Grab, dengan izin Allah saya [belajar]," lanjutnya.
Awalnya, Yusuf menjelaskan bahwa Grab sudah menyandang title Decacorn. Seperti diketahui, decacorn merujuk pada level perusahaan rintisan atau startup yang memiliki valuasi nilai sekitar US$10 miliar atau setara dengan sekitar Rp140 triliun.
Grab pun telah menyandang titel Decacorn sejak sekitar tiga tahun lalu yakni pada 2019.
BACA JUGA: Gunakan Airbus, Maskapai Bertarif Rendah TransNusa Buka Rute ke YIA
"Saya lihat Grab di mana-mana sudah jadi Decacorn. Artinya 10 kali lipat [lebih besar dari Unicorn]. Selamat Grab," terangnya.
Setelah pernyataan klaim Yusuf viral, pihak Grab Indonesia membantah klaim tersebut. Melalui keterangan resmi, Grab Indonesia menegaskan bahwa Yusuf Mansyur bukan merupakan bagian dari jajaran komisaris perusahaan itu.
"Terkait unggahan video yang beredar di media sosial mengenai klaim Ustadz Yusuf Mansur sebagai Komisaris dari Grab Holdings Limited, bersama ini kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujar Head Corporate and Policy Communications Grab Indonesia Dewi Nuraini melalui keterangan resmi, Jumat (7/10/2022).
Berdasarkan situs resmi Grab di https://investors.grab.com/corporate-governance/board-of-directors, nama penceramah tersebut memang tidak tertera di jajaran petinggi perusahaa. Berikut daftar lengkap direksi Grab :
- Chief Executive Officer, Co-Founder and Chairman : Anthony Tan
- Co-Founder and Director : Hooi Ling Tan
- Independent Director : Dara Khosrowshahi
- Independent Director : Ng Shin Ein
- Independent Director : John Rogers
- Independent Director : Oliver Jay
"Ustadz Yusuf Mansur tidak pernah terdaftar menjadi Dewan Komisaris Grab Holdings Limited (NASDAQ:GRAB). Informasi resmi terkini mengenai struktur organisasi Grab Holdings Limited dapat diakses publik melalui tautan https://investors.grab.com/corporate-governance/board-of-directors," tegas Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.
Litto Jogja masuk Top 25 WISH 2026 setelah bersaing dengan 570 usaha pariwisata. Konsepnya menggabungkan alam, wellness dan karakter lokal.
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.
Pergantian Menkeu dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara dinilai membuat pasar tetap stabil karena memberi kepastian fiskal.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Suahasil Nazara resmi jadi Menkeu. Pergantian ini dinilai positif, tetapi rupiah dan pasar obligasi berpotensi volatil dalam jangka pendek.