Advertisement
Jemaah Umrah Bisa Atur Perjalanan dengan "Nusuk". Apa Itu?
Kelompok pertama umat muslim melakukan ibadah umrah dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (3/10/2020). - Antararn
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meluncurkan platform baru. Dengan aplikasi ini para peziarah dapat merencanakan dan memesan kunjungan mereka ke kota-kota suci di Mekah dan Madinah.
Platform yang diberi nama Nusuk itu, memungkinkan jemaah dari seluruh dunia mengatur seluruh kunjungan mereka ke Arab Saudi, mulai dari mengajukan eVisa hingga memesan hotel dan penerbangan.
Advertisement
Platform ini menyediakan berbagai layanan dan informasi bagi peziarah dan pengunjung yang memungkinkan mereka untuk melakukan ritual umrah dengan mudah. Ini adalah bagian dari tujuan Visi 2030 Kerajaan untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan dan memperkaya pengalaman keagamaan dan budaya para peziarah.
Nusuk diluncurkan bekerja sama dengan Otoritas Pariwisata Saudi, dan terkait dengan layanan yang disediakan oleh situs web pariwisata resmi Kerajaan “Visit Saudi Arabia” dengan tujuan memperkaya pengalaman peziarah dan memfasilitasi prosedur reservasi dan komunikasi untuk menyediakan berbagai paket dan program.
Baca juga: Ini Daftar 10 Brand Lokal Asli Indonesia yang Sukses Mendunia
Mereka yang ingin melakukan Umrah akan dapat menggunakan Nusuk untuk mendapatkan visa dan izin yang diperlukan serta memesan paket dan program secara elektronik.
Berbagai layanan lain akan ditambahkan ke platform pada tahap selanjutnya dan ini seperti peta interaktif, kalender untuk penawaran dan kegiatan, panduan instruksi digital dalam beberapa bahasa, serta informasi dan layanan kesehatan.
Sedangkan platform Maqam yang ada saat ini akan terus beroperasi hingga semua layanan dialihkan ke Nusuk pada tahap selanjutnya.
Menteri Haji dan Umrah Dr Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah menjelaskan bahwa platform Nusuk merupakan perpanjangan dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada jamaah dengan menggunakan teknologi terkini.
Ia menambahkan, platform tersebut merupakan hasil kerja sama beberapa instansi pemerintah untuk memfasilitasi prosedur haji dengan tujuan memperkaya perjalanan spiritual mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- Lalu Lintas Melandai, Korlantas Hentikan One Way Nasional Rabu Sore
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Mensos Bakal Sanksi 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Kerja Usai Lebaran
- Merasa Difitnah Menteri HAM Natalius Pigai Siapkan Langkah Hukum
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Advertisement







