KRI Ki Hajar Dewantara Dijual, Ini Spesifikasi Senjata dan Mesinnya
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Ilustrasi/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, SOLO—Penerima subsidi gaji Rp600.000 bisa dicek lewat HP.
Bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi gaji Rp600.000 masih akan terus disalurkan. Setelah BSU tahap I dan tahap II selesai, kini pemerintah fokus menyalurkan bansos berupa BSU Subsidi Gaji Tahap III.
Nantinya ada sekitar 3 hingga 4 juta pekerja yang terverifikasi yang berhak mendapatkan bantuan subsidi gaji tersebut.
Sementara itu, penyalurannya masih sama yakni melalui bank Himbara seperti BNI, BTN, Mandiri dan BRI.
Untuk pekerja yang tidak memiliki rekening di atas, maka penyaluran akan dilakukan melalui kantor POS terdekat dengan membawa undangan yang telah diberikan sebelumnya.
BSU Tahap III akan dicairkan pada Selasa (27/9/2022) lusa.
Nah, buat kamu yang penasaran apakah namamu sudah terdaftar sebagai penerima BSU Tahap III atau belum, kamu bisa cek dengan cara berikut ini:
1. Klik https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
2. Masukkan data-data pada kolom yang tersedia.
3. Klik Lanjutkan dan kamu akan menerima pemberitahuannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI-Bisnis.com
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.