Advertisement

Puluhan Juta Data Registrasi Kendaraan Bocor, Dijajakan di Internet

Rizqi Rajendra
Kamis, 22 September 2022 - 21:17 WIB
Bhekti Suryani
Puluhan Juta Data Registrasi Kendaraan Bocor, Dijajakan di Internet Seorang tukang plat nomor polisi (nopol) merapikan deretan plat nomor registrasi kendaraan bermotor, di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Lemahnya perlindungan data pribadi yang mengakibatkan kebocoran data digital di Indonesia kembali terjadi. Kali ini, giliran data para konsumen otomotif yang membeli mobil dan motor diduga bocor dan diperjualbelikan di sebuah forum internet.

Pantauan Bisnis-jaringan Harianjogja.com di sebuah situs breached.to,  sebanyak 36 juta data pemilik kendaraan yang disebarluaskan oleh pemilik akun bernama OKE. Dia mengklaim memiliki semua catatan kendaraan yang terdaftar dari tahun 2000 hingga 2021.

"Menjual 36 juta data mobil Indonesia mulai 2021. Perkenalkan, data ini berisi informasi semua catatan STNK di Indonesia," demikian tulis OKE di forum internet tersebut dikutip Kamis, (22/9/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Parahnya lagi, seluruh data yang diduga bocor tersebut mengandung nama lengkap pemilik kendaraan, alamat, jenis kendaraan, hingga nomor rangka kendaraan itu sendiri.

Berbagai merek mobil dan motor seperti Toyota, Honda, Yamaha, Suzuki, hingga Piaggio pun tercatat lengkap di situs itu. Pemilik akun OKE mengklaim bahwa dia adalah orang pertama yang mendapatkan data-data tersebut.

"Database ini mencakup semua kendaraan yang terdaftar dari tahun 2000 hingga 2021. Selama kendaraan tersebut adalah kendaraan Indonesia, semua catatan termasuk," tulisnya.

Data-data tersebut pertama kali diunggah pada 1 September 2022 lalu, dan hingga kini sudah ada beberapa akun yang tertarik untuk membelinya dengan menanyakan harga di kolom komentar.

"Silahkan hubungi telegram saya untuk penawaran," tulis OKE membalas satu persatu komentar calon konsumen yang tertarik membeli data yang dijualnya.

BACA JUGA: Sempat Ditolak Warga Baciro, Bangunan di Jl. Gayam Kini Diperiksa KPK

Advertisement

Kebocoran data pengguna otomotif ini menambah daftar panjang lemahnya perlindungan data pribadi di Indonesia. Sebelumnya, ada 102 juta data KTP penduduk Indonesia yang diduga bocor di forum yang sama.

Apalagi, yang paling fenomenal adalah klaim kebocoran data registrasi SIM card beserta data pribadi para pejabat negara oleh hacker Bjorka.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi, Pemkot Jogja Berjanji Tingkatkan Pelayanan

Jogja
| Kamis, 29 September 2022, 21:17 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement