Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Seorang warga sedang membuang sampah di depo sementara samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Jumat (21/1/2022)/Harian Jogja-Sirojul Khafid
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 16 September 2022
Depo sampah hanya mampu menampung sampah maksimal sehari semalam.
LDII Sleman memastikan semua masjid LDII terbuka bagi siapa saja yang hendak beribadah di dalamnya.
Presiden Joko Widodo mewajibkan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas untuk Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah.
Salah satu upaya untuk membunuh Vladimir Putin justru membuat putri sahabat Vladimir Putin meninggal dalam sebuah ledakan.
Untuk mengendalikan laju inflasi pascakenaikan harga BBM, Disperindag DIY akan menggelar operasi pasar.
BPBD Gunungkidul memperkirakan alokasi bantuan air bersih di masyarakat tidak akan terserap 100%.
Tim Harian Jogja berkerja sama dengan Badan Otorita Borobudur (BOB) dan memulai keberangkatannya dalam Jelajah Kuliner: Merawat Masakan Warisan Leluhur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.
Begini cara membaca nilai TKA 2026 lengkap dengan arti skor, kategori hasil ujian, dan syarat mendapatkan predikat istimewa.
Prabowo Subianto membagikan 109 hewan kurban untuk warga Babakan Madang, Bogor, menjelang Iduladha 1447 Hijriah.