Advertisement
Awas Penipuan! Ini Link Palsu Bansos PKH ke-3 yang Beredar
Warga menunjukan kartu peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Gunung Sari, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2018). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Beredar pesan disinformasi mengenai saluran dana bantuan sosial atau bansos untuk Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ke-3 akan cair pada periode September sampai Oktober.
Pesan tersebut beredar melalui grup aplikasi berbagi pesan, WhatsApp dengan seruan agar segera mendaftarkan diri sebelum waktu yang ditentukan melalui link "https://pkh32.b-cdn.net/?v=cekbansos" dan melakukan pengisian data NIK.
Advertisement
Kemudian, tak berlangsung lama Kementerian Sosial sebagai lembaga terkait langsung membantah kabar tersebut melalui instastory Instagram resmi @kemensosri pada Selasa (13/9/2022).
Kemensos menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah membuat situs untuk bantuan sosial manapun, karena penerimaan bansos PKH sudah terdata dalam Aplikasi Cek Bansos dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
BACA JUGA: Sempat Tertunda karena Foto Calon Lurah, BLT untuk Warga Gilangharjo Cair Pekan Ini
Adapun, Kemensos menghimbau kepada masyarakat agar selalu memastikan sumber informasi bansos berdasarkan pada sumber yang terpercaya.
"Masyarakat diharapkan agar berhati-hati dan dihimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran sebuah informasi sebelum menyebarkannya," tulis Kemensos dalam unggahan instastory.
Tambahan, Kemensos juga menyebut untuk infomasi bansos serta informasi lainnya dapat dicek melalui website official Kemensos dengan situs kemensos.go.id dan akun resmi media sosial Kemensos yang sudah terverifikasi.
Sebagai informasi, disinformasi mengenai bansos PKH ini pernah terjadi juga di tahap ke-2 pada Selasa (21/6/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
Advertisement
30 Persen Talud Sungai di Jogja Rusak, Perbaikan Capai Rp100 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Periksa ASN Bea Cukai Terkait Pemindahan Uang Miliaran
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Promo Ramadan AC Aqua 1/2 PK, Ini 5 Rekomendasi Terbaiknya
- Kuota Penonton PSIM vs Persijap di Bantul Naik Jadi 7.000 Orang
- Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran
- KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Rita Widyasari
Advertisement
Advertisement








