Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, Polres Karanganyar Turunkan Unit K9
Pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu. Polres Karanganyar mengerahkan Unit K9 untuk memaksimalkan pencarian korban.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KARANGANYAR — Ayah biologis dari bayi yang dilahirkan oleh siswi SMA di Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, terungkap. Ia juga ternyata berstatus seorang pelajar.
Pelajar tersebut merupakan pacarnya yang berasal dari sekolah lain. Kasus siswi SMA melahirkan ini sempat menghebohkan warga setempat. Siswi tersebut mengalami kontraksi saat jam pelajaran pada Rabu (31/8/2022) lalu.
Kapolsek Jumapolo, AKP Hernawan, mengatakan kasus tersebut tengah ditangani unit PPA Reskrim Polres Karanganyar. Dari hasil pemeriksaan, siswi SMA tersebut bukan merupakan korban tindak pelecehan seksual.
Korban melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pacarnya atas dasar suka sama suka hingga mengandung.
“Laki-lakinya juga masih di bawah umur. Ya pelajar juga di sekolah lain,” ungkap Hernawan, Jumat (9/9/2022).
Lantaran masih di bawah umur, kasus tersebut tidak termasuk dalam delik aduan. Polisi tidak memproses kasus tersebut. Aparat Kepolisian menyerahkan kasus ini kepada orang tua kedua belah pihak. Di mana keduanya resmi dinikahkan.
Terkait dengan hak pendidikan kedua pelajar ini, Hernawan mengatakan keduanya masih bersekolah. Hanya, keduanya sepakat pindah ke sekolah lain.
“Dua-duanya pindah sekolah. Tidak tahu alasan keduanya pindah sekolah. Yang jelas mereka bukan berasal dari satu sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.