Advertisement

Puan Bakal Bertemu Prabowo dan Airlangga Hartarto, Ini yang Dibahas

Surya Dua Artha Simanjuntak
Jum'at, 02 September 2022 - 19:07 WIB
Bhekti Suryani
Puan Bakal Bertemu Prabowo dan Airlangga Hartarto, Ini yang Dibahas Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah), dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto berfoto bersama. - Instagram @puanmaharaniri\\r\\n\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap hal yang akan dibahas Puan Maharani yang akan bertemu dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Puan akan bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Sabtu (3/9/2022) dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Minggu (4/9/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Terkait dengan capres dan cawapres itu [haknya] Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelas Hasto kepada awak media di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Jumat (2/9/2022).

Dia menjelaskan, bahwa dalam safari politik Puan, para elite kedua partai akan membahas terkait kerja sama yang berkaitan dengan sejarah, ideologi, dan desain masa depan bangsa. Hasto mengungkapkan saat ini PDIP tak mau hanya fokus kepada nama capres dan cawapres karena yang lebih penting dibahas adalah masalah bangsa.

BACA JUGA: Dua Mesin ATM di Bantul Dirusak, Anehnya Duit Tak Diambil

“Yang perlu dipersiapkan sekarang adalah bagaimana di tengah berbagai tantangan persoalan perekonomian nasional, ketegangan geopolitik di kawasan regional dan dunia, kita menyusun suatu skenario bagi masa depan yang disebut sebagai visi misi,” ujarnya.

Hasto menambahkan, Indonesia harus belajar dari negara lain yang sudah punya desain masa depan bangsanya. Menurutnya, PDIP sedang merancang desain masa depan bangsa Indonesia dan hal tersebut juga yang akan dibicarakan dalam safari politik Puan ke parpol lain.

“Bagaimanapun juga, kita harus belajar dari bangsa-bangsa lain yang mana mereka punya desain bagi masa depan dalam perseptif 10 tahun, 20 tahun, 25 tahun, bahkan 50 dan 100 tahun,” ucap Hasto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Hari Terakhir Januari 2023, Segini Stok Darah di DIY

Jogja
| Selasa, 31 Januari 2023, 12:57 WIB

Advertisement

alt

Cacing-cacing di Terowongan Terbengkalai Ini Memancarkan Cahaya Biru di Malam Hari

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement