Advertisement

Pertama dalam Sejarah, Siput Warna-Warni Ditemukan di Inggris

Sirojul Khafid
Senin, 08 Agustus 2022 - 14:47 WIB
Sirojul Khafid
Pertama dalam Sejarah, Siput Warna-Warni Ditemukan di Inggris Babakina anadoni - Mirror

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Ilmuwan tercengang setelah menemukan siput laut langka warna-warni di lautan Inggris. Penemuan ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah Inggris. Bernama Babakina anadoni, temuan yang tertanggap kamera di Kepulauan Scilly berukuran sekitar 2 centimeter atau kurang dari setengah jari kelingking manusia.

Hal ini menjadi penting lantaran penampakan siput warna-warni yang jarang, bahkan di belahan dunia lain. Adapun penemuan sebelumnya berada di lepas pantau Spanyol serta Atlantik.

Babakina anadoni tertangkap kamera milik sukarelawan Seasearch Allen Murray saat menyelam di dekat Melledgan, sebuah pulau batu tak berpenghuni di Kepulauan Scilly, The Wildlife Trust. Spesies ini masuk keluarga nudibranch aeolid.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Mengembalikan Buku ke Perpustakaan Setelah 30 Tahun Meminjam

Petugas Konservasi Laut di The Wildlife Trust, Matt Slater, mengatakan apabila penemuan ini luar biasa. "Kami sangat senang mendengar tentang penampakan nudibranch berwarna-warni ini, spesies yang kami yakini belum pernah tercatat di Inggris sebelumnya,” kata Matt dikutip dari Mirror, Senin (8/8/2022).

"Ini adalah salah satu siput laut tercantik yang pernah saya lihat dan mengingat ukurannya kurang dari setengah jari kelingking Anda, sungguh menakjubkan Allen melihatnya sama sekali. Masih banyak yang belum kami ketahui tentang lingkungan laut.”

Penemuan ini dianggap penting sebagai fase lebih lanjut dalam memahami dunia laut. Manajer Komunikasi di Isles of Scilly Wildlife Trust, Lucy McRobert, mengatakan, dia tidak pernah berhenti kagum pada satwa liar yang muncul di Perairan Scillonian.

"Dari nudibranch yang langka dan indah hingga siput laut ungu hingga paus besar seperti bungkuk dan sirip, setiap kali kami menyelam di bawah permukaan, kami belajar dan melihat sesuatu yang baru," katanya.

BACA JUGA: Bangjo Unik di Jogja, Cuma Boleh Jalan Lurus. Sering Lewat?

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Capaian Vaksin Lengkap PMK Sleman Baru Sekitar 16 Persen

Sleman
| Sabtu, 24 September 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Pendekar Roti Kolmbeng Terakhir di Jogja

Wisata
| Sabtu, 24 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement