Ciu Bekonang Ditetapkan sebagai Warisan Budata Tak Benda
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Putra Mahkota Keraton Solo, KGPH Purboyo (tengah), terlihat membawa plastik berisi es teh dan bakso goreng di sela-sela kegiatan pemindahan kebo bule dari kandang Alun-alun Selatan menuju Magangan kompleks Keraton Solo, Selasa (26/7/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)
Harianjogja.com, SOLO— Pemandangan tak biasa terlihat di Kompleks Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Calon Raja atau Putra Mahkota Keraton Solo, KGPH Purboyo, turun langsung memindahkan lima ekor kebo bule dari Alun-alun Kidul ke Magangan Kompleks Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Selasa (26/7/2022) siang.
Ada yang unik saat proses pemindahan kebo bule itu. Putra mahkota yang biasa memakai pakaian yang rapi atau pakaian adat kraton di hadapan publik, saat itu tampil sederhana dengan kaus warna biru.
Uniknya lagi, Putra Mahkota memegang es teh terbungkus plastik dan meminumnya menggunakan sedotan. Selain itu beberapa kali ia memakan bakso goreng. Bungkusan bakso goreng itu dipegang seorang abdi dalem sementara abdi dalem lainnya memegang payung untuk melindungi sang pangeran dari sengatan sinar Matahari.
Selain Purboyo yang merupakan calon raja, terlihat ada Pengageng Parentah Keraton Solo KGPH Adipati Dipokusumo, Wakil Pengageng Sasana Wilapa Kraton Solo KP Dani Nur Adiningrat. Juga Putri Keraton Solo Raden Ayu Putri Purnaningrum dan menantu dalem Kanjeng Raden Aryo Rizki Ajidiningrat.
BACA JUGA: 9 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Odong-Odong di Pelintasan Kereta! 3 Anak-Anak
Selain para petinggi kraton, ada puluhan polisi yang ikut mengamankan proses pemindahan kebo bule tersebut. Lima ekor kebo bule dipindahkan dari kandang di Alun-alun Kidul menuju Magangan tanpa tali atau pun disentuh.
Pemindahan Kebo Bule
Abdi dalem hanya memegang jagung supaya kebo bule mengikuti langkah mereka. Cukup sulit menggiring kebo bule Kraton Solo itu. Dani memakai janur seolah memecut kebo bule supaya mau berjalan.
Pecutan itu hanya menimbulkan suara di udara tanpa mengenai badan kebo bule. Kebo bule digiring melewati jalan satu arah yang berlawanan di sisi utara Alun-alun Kidul karena alasan medis supaya tidak menularkan virus PMK ke kebo bule lainnya.
Abdi dalem dengan petinggi Kraton Solo itu pun harus bekerja keras untuk menggiring kerbau. Petugas keamanan keraton mengalihkan arus kendaraan untuk sementara waktu. Sementara puluhan polisi turut menjaga keamanan.
KGPH Adipati Dipokusumo saat diwawancarai Solopos.com-jaringan Harianjogja.com mengatakan alasan putra mahkota terlibat langsung dalam kegiatan itu yakni agar calon Raja Kraton Solo itu belajar. “Lha iya harus belajar semuanya,” jelasnya.
Disinggung mengenai putra mahkota yang minum es teh dari plastik dan makan bakso goreng, Dani mengatakan kemungkinan putra mahkota sedang haus. “Iya mungkin haus,” jelasnya.
Raden Ayu Putri Purnaningrum menambahkan kegiatan itu merupakan evakuasi kebo bule untuk isolasi. Kebo bule pernah terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) dan sedang dalam masa pemulihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.