Acara May Day 1 Mei 2025 Serukan 6 Isu Utama, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyuarakan enam isu utama yang menjadi harapan buruh Indonesia dalam Hari Buruh Internasional (May Day) 2025.
Ilustrasi-Pesawat Batik Air di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (14/2/2019). Bisnis/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA - Lion Air Group menjelaskan perkembangan pemberitaan yang disebut terkait dengan pengelolaan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma di Jakarta (HLP).
Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan bahwa PT Angkasa Transportindo Selaras (ATS) sudah tidak lagi menjadi bagian dari Lion Air Group sejak Desember 2020.
"Untuk itu, Lion Air Group menegaskan bahwa Lion Air Group tidak terlibat/ tidak ada hubungan/ tidak terkait dalam pengelolaan bandar udara dimaksud," ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (23/7/2022).
Dengan demikian, Danang menilai hal-hal yang terkait dengan pengoperasian Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dapat dikonfirmasikan kepada pihak pengelola PT Angkasa Transportindo Selaras (ATS) saat ini.
Sementara itu, PT Angkasa Transportindo Selaras atau ATS mengeklaim bahwa pihaknya sebagai pemegang konsesi sah Bandara Halim Perdana Kusuma (HLP).
Seperti yang diketahui bahwa PT. ATS ini adalah anak perusahaan PT Whitesky Airport Asia, yang merupakan milik Whitesky Group yang dipimpin oleh Denon Prawiraatmadja.
"Saat ini pemegang konsesi Bandara Halim Perdanakusuma adalah PT Angkasa Transportindo Selaras atau ATS. Dimana penguasaan aset BMN seluas 21 ha milik TNI-AU adalah PT ATS berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) nomer 527/PK/PDT/2015," ujar Denon Prawiraatmadja melalui keterangan resminya, Sabtu (23/7/2022).
Denon menjelaskan saat ini Bandara Halim Perdanakusuma, yang saat ini tengah dilakukan perampungan pengerjaan landasan atau runway. Selain itu, PT. ATS juga sedang mempersiapkan proses pengembangan dalam pembangunan Terminal di Bandara Halim Perdanakusuma.
Dengan demikian, Denon menyebut bahwa saat ini merupakan masa transisi pasca tidak beroperasinya PT. Angkasa Pura 2 (Persero) di Bandara Halim Perdanakusuma. Dan terhadap aset PT Angkasa Pura 2 (Persero) yang masih berada didalam area bandara Halim Perdanakusuma tetap dimiliki PT Angkasa Pura 2 (Persero). Sementara pengendalian kegiatan di Bandara Halim Perdanakusuma berada dibawah Komandan Lanud Halim Perdanakusuma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyuarakan enam isu utama yang menjadi harapan buruh Indonesia dalam Hari Buruh Internasional (May Day) 2025.
Kemdiktisaintek usut dugaan fabrikasi riset WNI di konferensi internasional Denmark. Citra akademisi Indonesia terancam.
Pemerintah revisi aturan PPh UMKM 0,5 persen lewat PP 20/2026. Akses dipersempit, profesi tertentu tak lagi dapat fasilitas.
Kementan siapkan Dapur Susu Indonesia untuk dukung program MBG. Serap susu peternak lokal dan kurangi impor.
Satgas Haji ungkap 59 kasus hingga Mei 2026. Sebanyak 550 jamaah jadi korban dengan kerugian Rp21,7 miliar. Waspadai haji ilegal.
. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari dunia jurnalistik sekaligus mengetahui perkembangan industri media di era digital.