Prabowo Ungkap Rencana Pendidikan Negeri Gratis, Ini Sumber Dananya
Prabowo akan menggelar ratas membahas pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas serta sumber pembiayaannya.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memberikan pengarahan dalam acara halalbihalal secara virtual dengan tiga struktur Partai, Rabu (25/5/2022) petang./Dok. PDIP
Harianjogja.com, JAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku penah meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghentikan sektor pertambangan.
"Saya bilang ke Presiden Jokowi, tambang kita ditutup saja," kata Megawati saat memberi sambutan di seminar nasional FRPKB secara virtual, Rabu (1/6/2022).
Megawati menceritakan bahwa Presiden Jokowi cukup kaget mendengar usulan tersebut. "Lho kok ekstrem gitu, Bu?" cerita Megawati menirukan ucapan Jokowi.
Dia pun mengungkapkan alasan dirinya saat itu memberi usulan tersebut kepada Kepala Negara, lantaran kekayaan alam Tanah Air yang begitu subur, khususnya dari sisi maritim.
Baca juga: Tambang Ilegal di Kali Progo Merajalela, Warga Demo Minta Sultan Turun Tangan
“Saya jawab, dari atas, dengan laut kita yang kita ambil dengan baik, itu sudah bisa memberi makan bukan hanya kita. Ikan kita segala jenis, belum tentu setiap negara seperti kita" ujarnya.
Megawati menilai, pentingnya Indonesia memanfaatkan hasil bumi Negara. Bahkan, Tanah Air diyakininya bisa bergantung pada hasil produksi sendiri dan tidak harus melakukan impor.
Menurutnya, selama ini Indonesia masih terus bergantung pada barang impor. Ini berlaku di berbagai sektor, dari pertanian hingga kelautan.
"Bisakah kita berdiri di atas kaki sendiri? Bisa. Makanya dibuat BRIN. Di sana [Luar Negeri] kan ada musim salju. Kita enggak ada. Tetap ada yang bisa dimakan, ikan kita melimpah," ujarnya.
Lebih lanjut, Megawati pun menyoroti nasib para petani yang sudah berusaha keras tapi tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Disebutnya, hal tersebut terjadi karena sistem dan teknologi di Indonesia yang tidak menyokong para petani tersebut.
Kendati demikian, Megawati optimistis dengan terbentuknya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diharapkan dapat menghasilkan teknologi yang bisa memudahkan petani dan pada akhirnya bisa menjamin kesejahteraan petani.
"Sekarang apa kurangnya? Sudah ada BRIN, sudah saya sediakan BRIN. Saya kalau ndak ada hasil, jangan saya dipanggil-panggil, sekali ini saja," ujar Megawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Prabowo akan menggelar ratas membahas pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas serta sumber pembiayaannya.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.
YouTube menambah fitur AI untuk kreator, mulai dari mencari ide, mengedit video, membuat thumbnail, hingga menguji tiga versi konten.
Thailand menang 4-0 atas Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026. Duel melawan Vietnam pada 29 September menjadi laga penting Grup B.