Advertisement
Pecah Rekor! Adaro (ADRO) Bagi Dividen Sekitar Rp9,3 Triliun
Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (Adaro) Garibaldi Thohir (kanan) didampingi Komisaris Independen Adaro Mohammad Effendi saat melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Adaro Energy Tbk (IDX: ADRO) Rabu (20/5 - 2020) di kantornya di Jakarta. Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Emiten pertambangan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) pada, Rabu (27/4/2022) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 di Jakarta. Salah satunya menyepakati pembagian dividen yang nilainya mencapai rekor, US$650 juta atau sekitar Rp9,3 triliun (estimasi kurs Rp14.300 per dolar AS).
Presiden Direktur Adaro Energy Indonesia Garibaldi Thohir, mengatakan berterima kasih kepada seluruh pemegang saham atas partisipasi dan dukungan yang diberikan pada RUPST ini dan bersyukur bahwa pembahasan seluruh agenda RUPST berjalan dengan baik, walaupun kehadiran pemegang saham secara fisik masih harus dibatasi karena pandemi Covid-19.
Advertisement
BACA JUGA: Malioboro Macet saat Lebaran, Sultan: Nek Ora Lewat Malioboro Ora Lego
"Kami juga bersyukur karena industri batu bara menutup tahun 2021 dengan sangat baik. Pemulihan ekonomi global telah mendorong permintaan listrik, dan demikian juga permintaan terhadap batu bara. Melalui fokus yang konsisten pada keunggulan operasional dan pengendalian biaya, kami berhasil melampaui panduan dan mempertahankan marjin yang sehat," ujar Garibaldi dalam keterangan pers, Rabu (27/4/2022).
Garibaldi menambahkan dengan kinerja yang baik, memberikan pengembalian (return) kepada para pemegang saham selalu merupakan salah satu komitmen Adaro. Pada periode ini, Adaro akan memenuhi komitmen tersebut dengan membagikan dividen tunai reguler sebesar US$650 juta untuk tahun 2021.
Perinciannya, sebesar US$350 juta telah dibagikan pada Januari 2022 sebagai dividen interim dan sebesar US$300 juta akan dibagikan sebagai dividen tunai final.
Sesuai dengan agenda kedua RUPST, para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih AEI untuk tahun buku 2021 yang mencapai US$933 juta untuk keperluan tertentu.
Dari total laba bersih (i) sebesar US$650 juta atau 70 persen digunakan untuk membayar dividen interim dan tunai, dan sisanya sebesar US$283 juta ditetapkan sebagai laba ditahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- OTT KPK Bupati Cilacap, Begini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
- Mudik Lebaran 2026: Penumpang Terminal Giwangan Jogja Naik 15 Persen
- Exeed EX7 SUV Listrik Chery Terungkap, Tenaga 230 kW
- Puncak Mudik Terminal Mandala Lebak Diprediksi 17-18 Maret
- H-6 Lebaran, 23.610 Kendaraan Melintas GT Cikampek Utama
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Kapolri Ingatkan Sopir Bus Utamakan Keselamatan Mudik 2026
Advertisement
Advertisement









