Jelang Iduladha, Stok Hewan Kurban Berlebih: Harga Diprediksi Stabil
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas, Senin (10/05/2021), di Jakarta - Humas Setkab/Rahmat
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memprediksi puncak kasus kematian akibat Covid-19 akan terjadi 15-20 hari setelah puncak kasus konfirmasi.
“Kami sudah melakukan perbandingan dengan Negara lain, biasanya puncak yang wafat akan terjadi 15–20 hari setelah puncak kasus, walaupun beberapa [konfirmasi] kasus Provinsi mulai menurun, tetapi puncak kematian baru akan terjadi dua minggu sesudahnya,” kata Menkes dalam keterangan pers seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Senin (21/2/2022).
Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa Pemerintah juga telah mengamati bahwa yang meninggal adalah masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, atau baru disuntik dosis pertama, dan diketahui menderita komorbid, serta lanjut usia (lansia).
“Oleh karena itu, segera vaksinasi dan minimal dua kali. Kami juga sudah kerja sama dengan BPJS agar yang komorbid bisa diidentifikasi lebih dini. Jadi, walaupun kasus ringan, bisa dapat karpet merah di Rumah Sakit Indonesia,” ujarnya.
BACA JUGA: Kenali Efek Samping Vaksin Booster AZ: Nyeri, Lelah, Sakit Kepala
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kasus terkonfirmasi naik 48.484 pada Minggu, 20 Februari 2022 sehingga totalnya kini 5.197.505 kasus. Angka ini jauh menurun jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, Sabtu (19/2) yang mencapai 59.384 kasus.
Rasio positif per 20 Februari 2022 mencapai 18,24 persen dengan rasio mingguan (13-19 Februari 2022) 17,42 persen. Kemudian, kasus aktif naik sebanyak 15.448 sehingga totalnya menjadi 536.358 dan 24.900 orang berstatus suspek per Minggu (20/2)
Sementara itu, kasus sembuh naik 32.873 sehingga totalnya 4.514.782 per Minggu (20/2), di mana pada Sabtu (19/2) kasus sembuh mencapai angka 34.699 orang. Adapun, kasus meninggal bertambah 163 atau kumulatifnya menjadi 146.365 orang.
Selanjutnya, hingga Minggu (20/2) sebanyak 113.219 orang menerima vaksin dosis 1 sehingga kumulatifnya 189.646.917 orang. Kemudian, dosis 2 disuntikkan kepada 354.959 orang atau totalnya menjadi 140.301.087 orang dan dosis 3 sebanyak 129.990 atau kumulatifnya 8.456.612 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.