Advertisement
Kecelakaan Balikpapan: Korban Luka Menjadi 14
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Korban luka kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), bertambah menjadi 14 orang.
"Saat ini 5 orang meninggal dunia dan 14 orang luka-luka," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Jumat (21/1/2022).
Advertisement
Dedi mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari supir truk tronton tersebut, kendaraan yang dikendarainya mengalami rem blong saat melintas di lampu merah Muara Rapak. "Keterangan supir tuck tronton pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong," ucap Dedi.
Mabes Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) mengusut penyebab terjadinya peristiwa kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), yang melibatkan satu unit truk tronton dengan beberapa kendaraan roda empat dan dua
Baca juga: Penyebab Rem Blong & Ini Cara Mengatasinya
"Mabes Polri akan turunkan tim TAA (traffic accident analisis) Korlantas Polri ke TKP," ujar Dedi. Video CCTV kecelakaan diunggah akun Instagram @mrgamayel. Video menunjukkan kecelakaan terjadi pukul 06.19, Jumat (21/1/2022).
Kecelakaan itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Saat itu sejumlah kendaraan, baik mobil dan motor cukup padat berhenti di lampu merah. Namun nahas, dari arah belakang, sebuah truk tronton terus melaju karena diduga rem blong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gunungkidul Anggarkan Rp588 Miliar Tekan Kemiskinan di 2026
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Bantul Usulkan Tiga SPAM Baru untuk Layanan Air Minum
- Persib Bandung Sementara Unggul 1-0 atas Persis Solo
- Kimaya Sudirman Yogyakarta Hadirkan Promo Buka Puasa Lentera Ramadhan
- Pentagon dan Gedung Putih Susun Skenario Serang Iran
- Target PAD Retribusi Pasar Bantul 2026 Dipatok Rp5,5 Miliar
- PSS Sleman vs Barito Putera, Duel Sengit Perebutan Puncak
- Pakubuwono XIV Tenang Hadapi Gugatan Perubahan Nama
Advertisement
Advertisement



