Fadli Zon Soal Aturan Baru JHT: Pemerintah Memaksa Kaum Buruh Membiayai Krisis
Soal kebijakan tentang JHT, Fadli Zon menyebut pemerintah memaksa kaum buruh membiayai krisis.
Tangkapan layar yang memperlihatkan pengakuan seorang pria yang telah mendapat 16 kali suntikan vaksin/instagram
Harianjogja.com, PINRANG -Belakangan ini rekaman video yang memperlihatkan seorang pria mengaku telah mendapatkan suntikan vaksin sebanyak 16 kali viral di media sosial.
Salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah @majeliskopi08.
Dalam video itu, pria yang mengaku atas nama Abdul Rahim asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan itu mengaku telah menjadi joki vaksinasi terhadap 14 orang.
Adapun suntikan vaksin yang telah diterimanya hingga saat ini sebanyak 16 kali.
"Saya Abdul Rahim, saya telah melakukan vaksinasi 14 orang pengganti vaksinasi, adapun suntikan yang saya terima 16 kali," terangnya dalam video tersebut.
Saat menjadi joki vaksinasi itu, ia mengaku mendapatkan upah dari orang yang digantikan tersebut antara Rp100 ribu hingga Rp800 ribu.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Polisi sendiri dikabarkan masih menelusuri kebenaran informasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Soal kebijakan tentang JHT, Fadli Zon menyebut pemerintah memaksa kaum buruh membiayai krisis.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.