Derita Nenek Jubaedah. Miskin, Sebatang Kara dan Meninggal di Gubuk Reyot

Foto Ilustrasi. - Ist/Freepik
18 Desember 2021 19:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, CIANJUR--Kemiskinan akut masih diderita sebagian warga Indonesia.

Kabar duka datang dari wilayah Cianjur, Jawa Barat, ialah nenek yang tinggal di gubuk reyot Jubaedah (90) meninggal dunia.

Diketahui, nenek tersebut menghembuskan napas terkahirnya pada Kamis (18/12/2021), di Kampung Pasir Dawuan, RT 02/RW 09, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Sebelumnya, nenek tersebut viral setelah diberitakan beberapa media online dan media sosial.

Selain sudah sepuh, hidupnya sebatang kara tinggal di gubuk yang nyaris ambruk berukuran 4 x 3 meter.

Saat diwawancara awak media, Jubaedah bercerita menginginkan rumahnya diperbaiki dan diperluas supaya tidak khawatir saat datang hujan lebat.

Namun sayang, semua impiannya tidak terwujud karena tanah yang digunakannya bukan milik orang lain. Selain itu Jubaedah mendadak jatuh sakit tak bisa bangun dari tidurnya.

Ia pun dievakuasi ke rumah cucu angkatnya yang tak jauh dari gubuk reyotnya. Namun dari hari ke hari bukannya membaik, kondisinya terus menurun dan lemah.

Ustaz setempat, Ketua RT, Ketua RW, dan masyarakat sekitar langsung mengurus jasadnya.

“Selesai disalati langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tak jauh dari tempat duka,” kata Lukman, Ketua RW 09.

Ia meneruskan, pihaknya bersama masyarakat telah berupaya sekuat tenaga memperjuangkan Nenek Jubaedah memiliki rumah yang agak luas dan bagus. Namun sayang upaya tersebut tak terealisasikan.

“Selamat jalan Nenek, semoga di alam sana ditempatkan di tempat yang lapang,” tambahnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Entis (65) menambahkan, semasa hidupnya Nenek Jubaedah cukup prihatin, sabar, tawakal, dan tak pernah mengeluh.

Sumber : Suara.com