Advertisement
Begini Kronologi Penyelamatan Aset BLBI yang Dikuasai Ormas Pemuda Pancasila
Demo mengingatkan korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). - Jibiphoto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat menyita sebuah gedung dari tangan organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila.
Wakapores Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo memaparkan kronologi penyitaan gedung yang merupakan aset kelolaan eks BPPN dari sejumlah obligor Badan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
Advertisement
Setyo menuturkan bahwa gedung tersebut merupakan aset milik negara, yang sedianya dikelola Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terkait dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
"Ini salah satu aset milik negara, BPPN yaitu yang telah terkait kasus BLBI telah dikuasai tanpa hak oleh organisasi masyarakat yaitu Pemuda Pancasila," kata Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Setyo, Senin (13/12/2021).
Setyo menjelaskan awalnya LMAN telah melakukan negosiasi sebanyak dua kali terkait aset negara yang dijadikan markas ormas tersebut.
Namun, negosiasi itu buntu dan akhirnya LMAN melaporkan penguasaan aset BLBI tanpa hak itu, ke Polres Jakarta Pusat.
Usai mendapat laporan tersebut, kata Setyo, pihaknya bersama aparat lainnya mengamankan aset negara itu dari tangan Pemuda Pancasila.
"Kami mengamankan bangunan tersebut dan sekarang bangunan tersebut telah kami segel dan kami police line dan kita proses untuk lebih lanjutnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
27.200 Warga Sleman Diprediksi Ikuti Salat Idul Fitri, Ini Lokasinya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- AKI Sleman 2025 Capai 9 Kasus, Dinkes Waspadai Kehamilan KTD
- Seleksi Pimpinan OJK Dipercepat Imbas Gejolak Perang Timur Tengah
- Blokade Gaza Diperketat Israel, Pasokan Makanan dan BBM Terancam
- Dari Jakarta ke Prambanan, Indosat Pecahkan Rekor Podcast dalam Bus
- Jalan Terong-Dlingo Bantul Licin Saat Hujan, Warga Soroti Truk Tanah
- Reformasi Polri Perlu Diperkuat untuk Kembalikan Kepercayaan Publik
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
Advertisement
Advertisement








