Advertisement
Pengamat Imbau PBNU Tidak Cawe-Cawe ke Pemilu 2024
Merayakan Hari Santri 22 Oktober. - PBNU
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengamat Politik Siti Zuhro mengimbau agar Ketua Umum PBNU terpilih nanti tidak cawe-cawe ke ranah politik nasional, terutama Pemilu 2024.
Siti memprediksi Ketua Umum PBNU terpilih nanti juga akan diseret pada Pemilu 2024. Menurutnya, jika tetap ingin berpolitik, PBNU harus elegan dan tidak merendahkan organisasi Islam lain yang ada di Indonesia.
"NU harus bebenah dan menata ulang lagi supaya tidak ketarik politik yang kencang masuk ke 2024. Jika mau berpolitik, tetap harus bijak dan tidak merendahkan ormas Islam lain," tuturnya kepada Bisnis, Selasa (16/11/2021).
Menurutnya, PBNU harus memiliki pemimpin yang visioner dan memiliki keteguhan hati agar tidak masuk ke ranah politik. Selain itu, Ketua Umum PBNU nanti juga harus menjaga warga nahdliyin agar tidak terpapar organisasi Islam radikal yang kini mulai marak di Indonesia.
"Ini kan umat NU ini banyak dan besar dan karena dia di pelosok-pelosok, kalau mau ada peningkatan NU perlu ada pemimpin yang visioner dan memang bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan juga menjaga jangan sampai radikal," katanya.
Seperti diketahui, PBNU akan menggelar Muktamar ke-34 pada bulan Desember 2021 di Kabupaten Lampung dan Kota Bandar Lampung.
Pembukaan Muktamar ke-34 rencananya digelar di Pondok Pesantren Darussa'adah Lampung Tengah dan acara ditutup di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Kota Bandar Lampung.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Friderica Widyasari Sari Terpilih Ketua OJK 2026-2031
- Iran Minta Negara Arab Tunjukkan Lokasi Pasukan AS-Israel
- Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Ajukan Restorative Justice
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
Advertisement
Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DPR Ungkap Kriteria Calon Komisioner OJK, Uji Kelayakan Digelar
- Kasus Malaria di Timika Capai 7.233 pada 2025, Kebun Siri Tertinggi
- Talut Sungai Jogja Rusak, Pemkot Siapkan Rp2 Miliar per Tahun
- AKI Sleman 2025 Capai 9 Kasus, Dinkes Waspadai Kehamilan KTD
- Seleksi Pimpinan OJK Dipercepat Imbas Gejolak Perang Timur Tengah
- Blokade Gaza Diperketat Israel, Pasokan Makanan dan BBM Terancam
- Dari Jakarta ke Prambanan, Indosat Pecahkan Rekor Podcast dalam Bus
Advertisement
Advertisement








