PENGABDIAN MASYARAKAT: Siswa SLB di Sleman Belajar Agribisnis Pangan
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Kolaborasi BNI Xpora-UMKM Handicraft & Furniture di bidang ekspor/Ist
Harianjogja.com, SOLO--BNI Xpora Solo bersama CV Aryasena melepas kontainer ekspor handicraft & furniture menuju Korea Selatan Sabtu (06/11/2021). Kegiatan ini menandai komitmen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. melalui BNI Xpora untuk mewadahi pelaku UMKM agar dapat memasarkan produk ke luar negeri.
Pemilik CV Aryasena, Reza mengatakan bahwa selama ini memang sudah melakukan kegiatan ekspor namun baru kali ini dapat merambah pasar Asia khususnya Korea Selatan.
“BNI sangat membantu dalam proses ini, mulai dari memberi saya kesempatan ikut pameran di Seoul, lalu rapat via zoom antara saya dengan buyer yang difasilitasi oleh BNI baik itu di Solo maupun yang ada di Seoul, sampai akhirnya bisa ekspor ke sana. Saya sangat senang karena ini pertama kali dan sepertinya jadi yang pertama,” tutur Reza seusai acara pelepasan.
BNI Expora mengusung tagline Ekspor Menjadi Lebih Mudah melalui Go Productive, Go Digital & Go Global merupakan bentuk komitmen BNI dalam membantu UMKM Indonesia serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
Hal ini kembali disampaikan oleh Asri (Tim Leader BNI Xpora Solo) bahwa keberhasilan ekspor handicraft & furniture ke Korea Selatan merupakan hasil dari semangat dan kerja keras pemilik CV Aryasena serta bisnis matching antara BNI Xpora dengan Kantor Cabang Luar Negeri BNI Seoul.
Salah satu keunggulan dari program yang ditawarkan yaitu mempertemukan pengusaha dengan buyer produktif.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Bapak Supriyadi (Ketua HIMKI Pusat) dan Haryanta (Ketua HIMKI Solo Raya).
Sudah puluhan tahun berkiprah dalam industri meubel dan kerajinan tangan, menyambut baik program-program yang ditawarkan BNI lewat BNI Xpora dan berharap bahwa program seperti ini dapat terus berjalan bersama pelaku bisnis dan UMKM.
“ Pengusaha tidak bisa berdiri sendiri. Pengusaha butuh perbankan, butuh pemerintah, dan butuh akademisi untuk bisa membuat gebrakan agar ekspor kita lebih besar,“ ucap Supriyadi dalam sambutannya.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Haryanta, bahwa salah satu faktor keberhasilan ekspor produk ke luar negeri adanya company profile yang terpercaya seperti BNI Xpora.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Israel mengeluarkan perintah penyitaan 37,5 dunam tanah Palestina di Tepi Barat untuk memperluas situs militer yang sudah ada.
Gus Kikin terpilih menjadi Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, silsilah, pendidikan, perjalanan bisnis, hingga kiprahnya di NU.
BNI menghadirkan beragam penawaran bagi nasabah yang ingin menyaksikan konser Andrea Bocelli Romanza – 30th Anniversary World Tour di Indonesia
Opsen BBNKB Bantul mencapai Rp21,99 miliar atau 57,54% dari target Rp38,23 miliar hingga Agustus 2026.
China menegaskan kerja sama dengan Iran berada dalam kerangka hukum internasional setelah AS mengancam sanksi bagi mitra bisnis Teheran.