Advertisement
Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah Kecelakaan, Ini Tips Aman Berkendara di Tol
Pajero Sport putih nomor polisi B 1284 BJU yang ditumpangi Vanessa Angel dan suaminya Bibi Andriansyah mengalami kecelakaan di tol Jakarta menuju Surabaya, Kamis (4/11/2021). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Vanessa Angel dan suaminya Febri (Bibi) Andriansyah tewas akibat kecelakaan tunggal di ruas Tol Nganjuk. Mantan pebalap mobil Fitra Eri Purwotomo berbagi tips aman berkendara di jalan.
“Ini adalah umum dan bisa Anda terapkan dan banyak terjadi di jalan tol, terutama kecelakaan- kecelakaan yang parah,” katanya melalui YouTube, Kamis (4/11/2021).
Advertisement
Fitra menjelaskan, bahwa faktor pertama yang memicu kecelakaan adalah cuaca buruk. Ini dapat memengaruhi stabilitas mobil. Oleh karena itu, untuk mengindarinya adalah dengan mengurangi kecepatan dan jaga jarak.
BACA JUGA : Foto-Foto Kecelakaan Vanessa Angel Beredar di Twitter, Jadi Trending Topic
Kedua, kondisi jalan. Dengan kondisi jalan tol yang tidak mulus alias ada tambalan, berbahaya bagi pengendara berkecepatan tinggi.
Ketiga, adalah manuver mendadak. Ini bisa terjadi apabila pengendara kaget saat ada mobil lain yang menyalip. Akibatnya, kendaraan bisa melintir bahkan terbalik. Itu sebabnya hindari manuver mendadak.
Keempat, ban botak. Ini sangat berbahaya apabila kondisi cuaca hujan atau basah.
Kelima, genangan. Jalur tersebut bisa mengancam jiwa apabila pengendara melewatinya dengan kecepatan tinggi.
Keenam, menginjak pedal gas melewati batas aman. Fitra telah melakukan uji kecepatan. Mobil dengan kecepatan 100 km/jam bisa berhenti pada jarak 45 meter sampai 50 meter.
Sedangkan, jika kecepatan dinaikkan menjadi 200 km/jam, mobil bisa berhenti di 200 meter atau dua kali lapangan sepak bola. Jadi, dia sangat tidak menyarankan mengendarai dengan kecepatan tinggi.
Ketujuh, tidak menjaga jarak aman. Kedelapan, hilang konsentrasi. Ini adalah yang umumnya terjadi, termasuk dugaan sementara kasus kecelakaan yang dialami Vanessa dan suaminya.
Biasanya, ini terjadi karena ada gangguan seperti makan, ada anak kecil yang mengganggu berkendara, atau main telepon genggam. Sebisa mungkin sopir harus fokus.
Kesembilan, lelah dan mengantuk. Usahakan ada lebih dari dua sopir jika menempuh perjalanan panjang. Kalaupun sendiri, istirahat bila sudah merasa lelah.
BACA JUGA : Mitos Perempuan Berbaju Putih Kerap Melintas di Tol Lokasi Kecelakaan Maut Vanessa Angel
Kesepuluh, ban pecah. Sebenarnya ini bisa tidak menyebabkan kecelakaan apabila pengendara tidak panik. Disarankan jangan melakukan apa-apa seperti menginjak rem karena hanya membuat mobil melintir.
“Saya buat video ini agar kita makin aman berkendara di jalan, aman buat kita, keluarga, atau pengguna jalan yang lain,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
- Arus Tol MKTT Melonjak Tajam Akses Bandara Jadi Paling Padat
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement







