Undip dan ITS Borong Empat Gelar Juara KMHE 2026
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Ilustrasi Partai Demokrat./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA-Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membeberkan kronologi terkait dengan dugaan pemberian uang sebesar Rp25 juta hingga satu buah Handphone oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko terhadap peserta Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.
Hal itu disampaikan langsung oleh salah satu peserta KLB Deli Serdang yang juga merupakan Wakil Ketua DPC Demokrat Kotamobagu, Sulawesi Utara, bernama Gerald P Runtuthomas.
Gerald sendiri mengungkapkan, bahwa ikut KLB Deli Serdang dengan dijanjikan awalnya uang sebesar Rp100 juta. Dengan rincian ketika sampai di tempat diberikan Rp25 juta, setelah acara selesai diberikan Rp75 juta. Namun nyatanya ia tak mendapatkan uang itu, lantaran uang Rp100 juta hanya diberikan kepada para Ketua DPC yang dianggap memiliki suara.
"Jadi begini, kita kan awalnya dijanjikan uang Rp100 juta, DP Rp25 juta saat kita tiba di tempat, selesai KLB kita terima Rp75 juta, nyatanya tidak, bagu yang bukan pemilik suara artinya yang bukan ketua DPC," kata Gerald di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (18/10/2021).
Baca juga: 14 Kali Boyong Piala Thomas, Indonesia Jadi Tim Paling Sukses
Gerald mengatakan, ketua DPC yang hadir di KLB ada sekitar 32 orang. Menurutnya, mereka diberikan uang Rp25 juta dan satu buah Handphone. Itu semua menurut Gerald diberikan langsung oleh Moeldoko.
"Setiba di Jakarta mereka ketemu Pak Moeldoko, setelah pertemuan dengan Pak Moeldoko itu mereka langsung diberikan handphone satu dan uang Rp25 juta, nanti sisanya mereka terima selesai KLB Rp75 juta," tuturnya.
Lebih lanjut, Gerald pun mengaku melihat secara langsung uang Rp75 sisa yang dijanjikan diberikan langsung kepada para ketua DPC. Uang itu dibagikan dikamar oleh seorang perempuan bernama Monik.
Kendati tak mendapatkan uang Rp100 juta seperti apa yang dijanjikan, Gerald sempat mendapatkan uang sebesar Rp10 juta. Uang tersebut diberikan awalnya Rp5 juta, karena mendesak akhirnya ditambah lagi Rp5 juta eks Bendum DPP Demokrat M Nazaruddin.
"Saya hanya diberi Rp5 juta ditambahi Rp 5 juta," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia vs Thailand. Simak prediksi line up, jadwal dan link live streaming pukul 20.00 WIB.
Prabowo memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI. Sejumlah satuan baru akan diresmikan dan komandan satuan dikukuhkan.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.