Facebook Down Global, Pengguna Tak Bisa Login dan Messenger Error
Facebook mengalami gangguan global, pengguna otomatis logout dan tak bisa login. Messenger dan web ikut terdampak.
Logo Facebook/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengelola aplikasi perpesanan dan media sosial milik Mark Zuckerberg mengalami error malam ini. Kondisi ini dialami oleh penggunanya di berbagai dunia.
Menyikapi keluhan para pengguna, whatsapp, facebook dan instagram memberikan penjelasannya masing-masing di akun twitternya.
"Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami kesulitan mengakses aplikasi Facebook. Kami sedang berupaya agar semuanya kembali normal secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tulis facebook.
"Instagram dan teman-teman sedang mengalami sedikit kesulitan saat ini, dan Anda mungkin mengalami masalah saat menggunakannya. Bersabarlah bersama kami, kami siap! #instagramdown," tulis instagram.
"Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami masalah dengan WhatsApp saat ini. Kami sedang berupaya untuk mengembalikan semuanya menjadi normal dan akan mengirimkan pembaruan di sini sesegera mungkin.Terima kasih atas kesabaran Anda," tulis pernyataan whatsapp.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Facebook mengalami gangguan global, pengguna otomatis logout dan tak bisa login. Messenger dan web ikut terdampak.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Thailand juara Grup B Piala AFF 2026 dan Malaysia lolos semifinal. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia gagal melaju ke empat besar.
Akses wisata Gunung Bromo ditutup total mulai 8 Agustus 2026 akibat kebakaran. Luas area terbakar mencapai 176 hektare dan api menuju B29.
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan Sekolah Rakyat memberi akses pendidikan layak bagi lebih dari 43 ribu anak hingga Agustus 2026.