Sertifikasi CPLA Jadi Nilai Tambah Pencari Kerja
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Logo AMSI. /Ist.
Harianjogja.com, SEMARANG -- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Tengah akan menggelar kegitan Jateng Digital Conference (JDC) 2021. Kegiatan itu akan digelar secara daring pada Rabu (29/9/2021).
Ketua AMSI Jateng, Nurcholis mengatakan, JDC 2021 merupakan salah satu sumbangsih AMSI Jawa Tengah untuk bicara terkait seperti apa arah industri digital ke depan. Acara ini diharapkan menjadi ajang interaksi antara pelaku industri digital, pemerintah, akademisi, dan perusahaan pengelola media siber khususnya di Jateng.
“Ini untuk membahas seperti apa arah industri digital ke depan dari para ahlinya," ujarnya, Jumat (24/9/2021).
BACA JUGA : AMSI dan Google Kembali Gelar Pelatihan Penguatan Bisnis .
Dalam kegiatan peserta akan diajak mengikuti konferensi sehari penuh untuk membahas perkembangan terkini industri digital saat ini. Bagi para pelaku usaha, JDC 2021 bisa menjadi momentum untuk menyebarluaskan informasi dan sumbangsih perusahaan untuk bangsa.
Kegiatan ini, juga memiliki nilai strategis bagi pemerintah baik di tingkat desa hingga pusat dalam mengambil kebijakan yang bersinggungan dengan aspek digital dan perkembangannya.
"Bagi masyarakat, kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk mengeksplorasi perkembangan peta digital di Indonesia dan menangkap peluang-peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bisnis dalam era digital," imbuhnya.
Rencananya, kegiatan akan dihadiri sejumlah peserta, mulai dari akademisi, mahasiswa, bperwakilan pemerintahan, pelaku usaha, guru, dan beberapa asosiasi.
"Dalam JDC 2021 besok, kurang lebih ada 1.600 peserta yang akan ikut. Kita harapkan kegiatan berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti," katanya.
Adapun narasumber yang akan hadir dalam JDC 2021 antara lain, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Pengamat Ekonomi Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Prof. Suharnomo. Ketiganya akan mengisi sesi pertama dengan mengangkat tema Memacu Pertumbuhan Desa di Era Digital.
BACA JUGA : Banyak Pekerja Media Terinfeksi Corona, AMSI
Di sesi kedua, dengan tema “Makin Tangguh di Era Digital”, sejumlah narasumber dari pihak PT Victoria Care Indonesia (Herborist), CEO Kapten Semar, Albitech Technology, Coca-cola akan menyampaikan materi.
Sementara di sesi ketiga dengan tema Transaksi Cerdas di Era Digital, narasumber yang akan hadir ialah Head of Corporate Secretary Division BRI, Aestika Oryza Gunarto, Gopay, dan Yolanda dari Rupiah Cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.