Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Jaringan Muda Nahdlatul Ulama (JarmuNU) Magelang Raya menggelar aksi peduli vaksinasi Covid-19 bagi warga Kota Magelang, Sabtu (28/8/2021). /Ist-dok
Harianjogja.com, MAGELANG – Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Di Kota Magelang, Jaringan Muda Nahdlatul Ulama (JarmuNU) Magelang Raya menggelar aksi peduli vaksinasi Covid-19 bagi warga Kota Magelang, di klinik Polres Magelang Kota.
Pada kegiatan ini, berhasil dilakukan suntik vaksin kepada 285 orang. “Kami menyasar warga NU dan masyarakat Umum Kota Magelang, yang berusia 16-60 tahun. Target sasaran mencapai 300 peserta, dan terealisasi sebanyak 285 peserta,” kata Ketua Panitia Aksi Peduli Vaksinasi JarmuNU, Khaifidzudin Faisal Sastro, di sela kegiatan, Sabtu (28/8/2021).
Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan menggugah kembali semangat pengabdian generasi muda NU kultural di wilayah Magelang Raya dalam memberikan layanan informasi, edukasi dalam bentuk vaksinasi untuk warga Magelang.
Baca juga: FKJR Ajak Masyarakat Ikut Program Vaksin Covid-19
Menurutnya, upaya sosialisasi dan percepatan vaksinasi dirasa penting dilakukan dalam bingkai koordinasi lintas sektoral antara masyarakat berbasis komunitas dengan pemangku kebijakan.
"Semoga menjadi bukti kebersamaan dalam mewujudkan warga Magelang sehat dan segera bisa bekerja dengan kebiasaan baru (new normal)," harapnya.
Kepala Satuan Koordinasi Nasional Banser Tanggap Bencana (Kasatkornas Bagana) Chabibulloh menambahkan agenda ini juga menjadi bagian strategi yang diinstruksikan oleh Satuan Tugas Covid-19 PP. Ansor yang juga menjadi bagian bersama dari Kasatkornas Bagana.
Kegiatan ini juga melibatkan jajaran Banom NU di Kota Magelang, Keluarga besar Mahasiswa Islam Magelang (KARISMA), Pemerintah Kota Magelang, PDAM Kota Magelang, PCNU Kota Magelang dan BAZNAS Kota Magelang. "Dengan keterlibatan banyak elemen masyarakat ini tentu saja akan semakin mendorong terciptanya percepatan herd immunity masyarakat," ujar Chabib.
Baca juga: Mayoritas Eks Napi Terorisme Tolak Vaksinasi: Program Yahudi & Kafir
Ketua PCNU Kota Magelang, Muhammad Rifai yang hadir pada kegiatan tersebut menyerukan kepada warga Magelang untuk vaksinasi yang tidak menakutkan tapi menyehatkan dan melindungi dari penularan Covid-19.
Kapolres Magelang Kota, AKBP Asep Mauludin, kegiatan vaksinasi akan terus berlangsung hingga tercipta herd immunity di wilayah hukum Polres Magelang Kota. Ia berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga prokes pencegahan Covid-19.
"Untuk vaksinasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan daya tubuh kita dari Covid 19, namun demikian tetap untuk virus Covid sendiri sampai saat ini belum ada obatnya, jadi tetap yang paling penting disiplin dari warga masyarakat untuk menerapkan prokes," jelas Asep.
Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono mengucapkan terima kasih kepada JarmuNU Magelang Raya yang telah berinisiasi menggelar aksi peduli ini. "Semoga kegiatan ini bisa memutus penularan Covid-19 dan pendemi Kota Magelang turun level," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Australia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai bermain imbang 0-0 melawan Paraguay. Paraguay masih menunggu kepastian lewat jalur peringkat ketiga terb
Simak 6 tips agar anak tidak bosan saat perjalanan jauh selama libur sekolah, mulai dari hiburan, camilan, hingga waktu istirahat yang tepat.
FIFA resmi menskors Nepal akibat campur tangan pihak ketiga. Timnas dan klub Nepal dilarang tampil di seluruh kompetisi internasional.
Brooke George, kreator TikTok asal Inggris, menghadapi tuduhan pembunuhan di Dubai. Keluarga menyebut ia korban kekerasan yang bertindak untuk membela diri.
GP Belanda 2026 di Assen menjadi laga krusial perebutan gelar MotoGP. Bezzecchi hanya unggul delapan poin dari Jorge Martin, sementara Marc Marquez terus.