Advertisement
Selain Turunkan Harga Tes PCR, Jokowi Juga Minta Hasil Tes Keluar Dalam 1x24 Jam
Presiden Joko Widodo saat memberi pandangannya terkait SDGs pada Forum Tingkat Tinggi Dewan Ekonomi Sosial PBB (ECOSOC) secara virtual pada Selasa, 13 Juli 2021. - Biro Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Selain memint Kementerian Kesehatan menurunkan harga tes PCR, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta hasil pemeriksaan juga harus keluar dalam 1x24 jam.
Jokowi mengatakan bahwa penurunan harga uji PCR akan meningkatkan angka testing di dalam negeri. Sebab itu, Presiden telah membahas kondisi tersebut dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Advertisement
"Saya minta agar tes PCR bisa diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1x24 jam. Kita buruh kecepatan," katanya melalui kanal YouTube Setpres, Minggu (15/8/2021).
Baca juga: Tujuh Pegawai Positif Corona, Kapanewon Saptosari Ditutup Sementara
Selain kecepatan hasil tes, Jokowi juga meminta kementerian untuk menurunkan harga tes PCR. Presiden menetapkan harga tes berada di kisaran Rp450.000 - Rp550.000.
"Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah menurunkan harga tes PCR. Dan saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini. Saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran antara Rp450.000 - Rp550.000," ujarnya.
Sebelumnya banyak pihak meminta pemerintah menurunkan harga tes PCR. Selain masyarakat, perusahaan penerbangan juga mendorong pemerintah menurunkan harga tes.
Pasalnya sejumlah rute penerbangan bahkan hanya memerlukan biaya yang lebih sedikit dibandingkan harga tes PCR. Kondisi ini disebut menjadi salah satu sebab sepinya pengguna maskapai penerbangan selama pandemi atau PPKM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hari Jadi ke-73, DPRD Kulonprogo Anjangsana ke Panti Asuhan
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Insinyur hingga Jenderal
- Pemda DIY Perkuat Wisata Berbasis Experience Economy
- 75 Persen Tiket Nataru Dibeli Lewat Access by KAI
- Danantara Kembangkan Kompleks Haji RI di Makkah
- Bupati Bantul: Anggaran Turun, Layanan Publik Tak Boleh Menurun
- Peneliti UGM Kaji Sistem Produksi Kerbau Berbasis Lokal
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY, Kamis 8 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



