Advertisement
Ganjar Ingatkan Jangan Sampai Ada Klaster 17-an di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat memimpin acara Rembug Desa secara daring yang diikuti 227 lurah/kades se-Kabupaten Cilacap di Pendapa Kabupaten Cilacap, Kamis (22/7). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan pemerintah kabupaten/kota supaya perayaan HUT ke-76 pada 17 Agustus mendatang, tidak menjadikan klaster Covid-19 baru.
Tujuannya supaya tidak ada kerumunan yang berujung berpotensi menimbulkan penyebaran virus Corona.
Advertisement
“Ini kan mau 17-an [HUT RI]. Maka mau 17-an, awas hati-hati jangan sampai ada perayaan 17-an jadi klaster baru,” kata Ganjar usai Rapat Penanganan Covid-19 di kantornya di Semarang, Senin (9/8/2021).
BACA JUGA : Aktivis Mahasiswa Temui Ganjar untuk Bahas Keterlibatan
Menurutnya, kegiatan perayaan hari kemerdekaan itu berpotensi menjadi klaster baru. Jawa Tengah sendiri tengah menurunkan kasus Covid-19. Pihaknya tak ingin adanya acara tersebut justru malah menimbulkan kasus baru.
“Karena ada acara ramai-ramai di acara pitulasan (17 Agustus ) itu,” tuturnya lebih lanjut.
Oleh karena itu, Ganjar mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota untuk menaati hal tersebut. Sejauh ini, kasus Covid-19 di Jateng memang mulai menurun namun belum membaik.
“Kita juga ngingetin Jateng sudah mulai membaik tapi belum baik. Ini harus tetap diwaspadai karena itu juga membutuhkan perhatian semuanya,” tegas Ganjar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mobil Terbakar di Condongcatur, Diduga Akibat Selang BBM Bocor
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen
- Dipecat karena Kasus Gamelan, Mantan Dukuh di Bantul Layangkan Somasi
- Soal Perpanjang Pencekalan Mantan Menag Yaqut, Ini Kata KPK
- Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional
- Emas dan Uang Rp46,8 Juta Raib, Polisi Selidiki Pencurian di Kokap
- Viral Balita Jatuh dari Balkon, Polisi Selidiki Dugaan Penelantaran
- Kantor Love Scam di Sleman Raup Omzet Rp10 Miliar per Bulan
Advertisement
Advertisement




