40.000 Pengunjung Ditargetkan Datang ke Magelang, UMKM dan Warga Jadi Sasaran
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Viral video petugas ber-APD jatuh ke liang lahat. /Ist-tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA- Sebuah video prosesi pemakaman viral di media sosial TikTok. Penyebabnya, prosesi pemakaman yang menggunakan protokol kesehatan Covid-19 itu mengalami insiden petugas terperosok ke liang lahat.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @Hpita Nraeni pada Sabtu (7/8/2021). Dalam video tersebut tampak proses detik-detik petugas berpakaian alat perlindung diri (APD) memasukkan peti jenazah ke lubang makam.
Mereka menggunakan tali yang dipegang oleh empat petugas di tepi makam. Para petugas yang berjumlah empat orang itu mengulurkan tali perlahan-lahan sehingga peti jenazah turun ke liang lahat.
Baca juga: Viral Atraksi Berbahaya Penjual Tahu Bulat di Jogja, Melaju Sambil Ngaduk Gorengan
Tak disangka, salah satu petugas yang berdiri di tepi makam terperosok. Penyebabnya, tanah yang dipijaknya longsor ke lubang. Akibatnya, petugas itu terjatuh ke lubang makam berikut dengan peti jenazahnya. Peti itu pun terjatuh ke liang dengan posisi miring.
Spontan terdengar banyak orang berteriak, termasuk orang yang merekam video tersebut. Si perekam bahkan berteriak sambil menangis. Selanjutnya, ia mempertanyakan terjadinya insiden tersebut. "Gimana sih?" teriaknya, yang terdengar dari video tersebut.
Video itu pun menjadi viral dan ditonton 2,2 juta kali dalam dua hari, disukai 155.500 ribu kali, dikomentari 7566 kali dan dibagikan ulang 2179 kali.
Baca juga: Viral SPBU Monjali Mau Dijual Rp45 Miliar, Warganet Ada yang Mulai Nyicil
Salah satu komentar muncul yakni mempertanyakan teriakan pengambil video. "EH MBAK MALAH TRIAK "GIMANA SIH" parah banget lu yaaaa ga liat itu tanahnya jatoooh. PETUGASNYA KASIAN ITU MALAH JATOH! Kesel banget dengarnya!" tulis akun Rany Liandari Seto.
Menanggapi komentar tersebut, pengunggah video pun memberikan klarifikasi.
"Aku nggak nyalahin petugasnya, aku pun udah minta maaf, sehabis selesai penguburan itu aku minta maaf sama petugasnya karena aku tu emang reflek ngomong kayak gitu. Coba aja kalian di posisi aku, gitu, sudah meningga, jatuh pula. gimana? Emang bukan salahnya petugas, itu pun tanahnya memang longsor, kita itu reflek saja ngomong kayak gitu.," katanya.
Ia pun kembali meminta maaf pada warganet. "Aku minta maaf kalau memang aku punya salah, salah ngomong," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Veda Ega Pratama finis keempat Moto3 Qatar 2026 setelah memulai balapan dari posisi ke-14 dan bersaing ketat di kelompok depan.
NASA mengembangkan rover nuklir PROMISE untuk meneliti es dan sumber daya di Kutub Selatan Bulan. Wahana ini ditargetkan mendarat pada 2028.
Program perumahan nasional menghasilkan nilai tambah ekonomi Rp25,3 triliun selama 2015–2025 dan menyerap 100.000 tenaga kerja per tahun.
Veda Ega Pratama finis keempat di Moto3 Qatar 2026 setelah memulai balapan dari posisi ke-14 akibat penalti.
Bali United mengalahkan Persik Kediri 3-0 pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Kemenangan mengantar Serdadu Tridatu ke posisi ketiga.