Sudah Vaksin Namun Terinfeksi Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan

Para peneliti di dunia tengah berlomba untuk menciptakan vaksin virus corona (Covid-19) yang efektif. - Euronews
04 Agustus 2021 14:37 WIB Jessica Gabriela Soehandoko News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksinasi masih menawarkan tingkat keamanan dan risiko infeksi yang rendah, serta menurunkan risiko rawat inap dan kematian yang terkait dengan infeksi. Namun, bagaimana jika Anda masih terpapar Covid-19?

Vaksin memang masih membantu dalam memberikan tingkat pertahanan dasar. Namun, vaksinasi memang tidak sepenuhnya dapat mencegah Anda untuk tidak terinfeksi.

BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Stok Vaksin di DIY Menipis

Jika Anda terpapar dari seseorang yang terinfeksi Covid, tentunya jika Anda telah melakukan vaksinasi dengan dosis lengkap dapat berpotensi memiliki risiko yang lebih rendah. Namun, Jika Anda belum melakukan vaksinasi, maka Anda belum sepenuhnya aman.

Selain dengan mendapatkan proteksi yang lebih ekstra jika Anda telah melakukan vaksinasi dengan lengkap dan terinfeksi Covid, Anda juga memiliki kemungkinan penularan virus yang lebih rendah. Hal ini berarti membuat orang-orang disekitarnya menjadi lebih aman, ataupun tingkat infeksi penularannya cenderung lebih sedikit.

Lalu, apakah orang yang sudah divaksinasi secara lengkap tetap melakukan isolasi, atau melakukan tes?

Fungsi dari isolasi atau karantina untuk kontak dekat dari pasien yang diduga terinfeksi virus corona diperlukan untuk membatasi penyebaran penularan. Meskipun tidak ada pedoman yang jelas, namun orang-orang yang sudah divaksinasi secara lengkap dapat melakukan isolasi diri yang tidak terlalu ketat dibandingkan orang yang belum divaksinasi. Isolasi sendiri juga membantu orang lain untuk terhindar dari risiko terinfeksi.

BACA JUGA : Stok Mulai Menipis, Pemkot Jogja Fokus Pada Vaksin Dosis Kedua

Selain dengan melakukan isolasi, orang yang divaksinasi dan terpapar Covid juga memerlukan pengujian atau tes untuk mengurangi risiko tertentu. Beberapa orang yang terinfeksi dan tekena Covid mungkin juga tidak menunjukan gejala atau mengalami gejala yang cukup ringan sehingga tes akan menawarkan tingkat kepastian.

Sedangkan, untuk viral load bagi orang yang divaksinasi secara lengkap dan terpapar Covid-19 memiliki viral load yang lebih rendah daripada orang yang tidak divaksinasi. Namun, penelitian terbaru menyatakan sebaliknya.

Meskipun risiko komplikasi lebih rendah, orang yang divaksinasi dapat terus memiliki viral load normal atau tinggi, tetapi tetap merasakan jeda dalam hasil infeksi.

Dari beberapa paparan tersebut, maka risiko infeksi, penyebaran, dan penularan maksimum adalah bagi mereka yang belum divaksinasi secara penuh. Dosis tunggal dapat menawarkan peluang perlindungan yang lebih rendah terutama terhadap varian Delta. Risiko ini juga masih bisa saja terjadi bagi orang-orang yang telah divaksinasi dengan dosis lengkap, dikarenakan belum menawarkan kekebalan sepenuhnya.

BACA JUGA : Percepat Vaksinasi, DIY Targetkan 70% Warga Divaksinasi 

Oleh karena itu, vaksinasi dengan lengkap dapat memberikan perlindungan yang lebih ekstra, dan sebaiknya jangan ditunda. Tindakan ini dapat membantu menekan penyebaran Covid, sekaligus melindungi diri dan orang lain dari virus Covid-19, dengan tambahan selalu menaati protokol kesehatan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia