Wapres Maruf Sumbang Sapi Limousin Cross untuk Istiqlal

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. - Dokumentasi KIP/Setwapres
20 Juli 2021 03:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin berkurban seekor sapi berjenis Limousin Cross dan telah diserahkan kepada panitia kurban di Masjid Istiqlal Jakarta, Senin.

Wapres mengatakan bahwa hakikat berkurban pada Iduladha sesungguhnya ialah untuk membantu sesama yang memerlukan, bukan hanya menyembelih hewan ternak.

"Yang menjadi esensi dari semangat kurban sebenarnya bukan sekadar berkurban menyembelih kambing atau sapi, melainkan untuk membantu sesama bagi mereka yang membutuhkan," kata Wapres Ma’ruf di Jakarta, Senin.

Semangat berkurban, menurut Ma’ruf, juga tidak hanya dilakukan pada saat Iduladha, tetapi bisa dilakukan setiap saat.

Khususnya pada masa pandemi COVID-19 saat ini, lanjut Wapres, berkurban dan berbagi sangat dianjurkan untuk meringankan beban sesama masyarakat.

"Berkurban untuk membantu sesama dalam suasana pandemi COVID-19 juga harus dilandasi dengan keikhlasan tanpa mengharapkan imbalan apa pun, kecuali mengharapkan rida Allah Swt.," kata Wapres.

Kondisi pandemi COVID-19 juga berdampak buruk kepada masyarakat tidak hanya di sektor kesehatan, tetapi juga menyebabkan kehilangan pekerjaan dan kemiskinan.

"Pada saat pandemi seperti sekarang ini dampaknya telah menimbulkan penderitaan masyarakat, seperti kehilangan pekerjaan, kemiskinan, dan ancaman kesehatan," kata Wapres.

Oleh karena itu, Wapres mengajak seluruh umat Islam untuk menyisihkan sebagian dari rezeki mereka kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

"Saya mengajak kita semua untuk berkurban dengan cara menyisihkan sebagian kelebihan yang kita miliki untuk membantu mereka," ujar Wapres.

Wapres berharap perayaan Iduladha menjadi momentum untuk menghidupkan semangat berkurban demi kebaikan dan keselamatan bersama, termasuk juga dengan meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban, Wapres meminta umat Islam menerapkan protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan. Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin berkurban seekor sapi berjenis Limousin Cross yang telah diserahkan kepada panitia kurban di Masjid Istiqlal Jakarta, Senin.

Wapres mengatakan bahwa hakikat berkurban pada Iduladha sesungguhnya ialah untuk membantu sesama yang memerlukan, bukan hanya menyembelih hewan ternak.

"Yang menjadi esensi dari semangat kurban sebenarnya bukan sekadar berkurban menyembelih kambing atau sapi, melainkan untuk membantu sesama bagi mereka yang membutuhkan," kata Wapres Ma’ruf di Jakarta, Senin.

Semangat berkurban, menurut Ma’ruf, juga tidak hanya dilakukan pada saat Iduladha, tetapi bisa dilakukan setiap saat.

Khususnya pada masa pandemi COVID-19 saat ini, lanjut Wapres, berkurban dan berbagi sangat dianjurkan untuk meringankan beban sesama masyarakat.

"Berkurban untuk membantu sesama dalam suasana pandemi COVID-19 juga harus dilandasi dengan keikhlasan tanpa mengharapkan imbalan apa pun, kecuali mengharapkan rida Allah Swt.," kata Wapres.

Kondisi pandemi COVID-19 juga berdampak buruk kepada masyarakat tidak hanya di sektor kesehatan, tetapi juga menyebabkan kehilangan pekerjaan dan kemiskinan.

"Pada saat pandemi seperti sekarang ini dampaknya telah menimbulkan penderitaan masyarakat, seperti kehilangan pekerjaan, kemiskinan, dan ancaman kesehatan," kata Wapres.

Oleh karena itu, Wapres mengajak seluruh umat Islam untuk menyisihkan sebagian dari rezeki mereka kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

"Saya mengajak kita semua untuk berkurban dengan cara menyisihkan sebagian kelebihan yang kita miliki untuk membantu mereka," ujar Wapres.

Wapres berharap perayaan Iduladha menjadi momentum untuk menghidupkan semangat berkurban demi kebaikan dan keselamatan bersama, termasuk juga dengan meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban, Wapres meminta umat Islam menerapkan protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan.

Sumber : Antara