Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan konferensi pers evaluasi PPKM Darurat Jawa-Bali, Sabtu (17/7/2021)./zoom meeting
Harianjogja.com, JAKARTA – Budayawan Sudjiwo Tejo mengomentari cara permintaan maaf Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang belum optimal.
Melalui akun Twitter miliknya, @sudjiwotedjo, Sudjiwo Tejo mengomentari gestur Menko Luhut yang tengah membacakan surat permintaan maaf ke rakyat pada Minggu (18/7/2021).
Menurutnya, Menko Luhut tidak menerapkan standar etika saat membacakan permintaan maaf ke rakyat Indonesia.
Pasalnya, dalam video permintaan maaf tersebut, Menko Luhut hanya menatap lurus ke arah kertas tanpa menatap lawan bicara.
“Pak Luhut .. bicara itu mata menatap ke yang diajak bicara, Pak .. itu standar etika/rasa/lubuk hati ..,” tulis Sudjiwo, seperti dikutip Bisnis.com, Senin (19/7/2021).
Sudjiwo menambahkan, lebih baik Menko Luhut menghapal dan memahami terlebih dahulu pesan yang akan disampaikan.
Bahkan, budayawan tersebut juga memberikan tips berupa cara membaca batasan pesan saat Menko Luhut ingin membaca isi kertas yang digenggamnya.
“Sekali2 aja lihat text yg sudah harus agak dihapal prinsip2nya.. patokan curi2 baca barisnya adalah jempol kiri kanan yg terus bergeser ke bawah sesuai barus yg dibaca,” katanya.
Pak Luhut .. bicara itu mata menatap ke yang diajak bicara, Pak .. itu standar etika/rasa/lubuk hati .. sekali2 aja lihat text yg sudah harus agak dihapal prinsip2nya.. patokan curi2 baca barisnya adalah jempol kiri kanan yg terus bergeser ke bawah sesuai barus yg dibaca https://t.co/etPNU5DEEy
— Jack Separo Gendeng (@sudjiwotedjo) July 18, 2021
Komentar itu pun mengundang banyak pihak untuk ikut membalas cuitan Sudjiwo, termasuk Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Seperti biasa, Mantan Menteri Susi selalu aktif menggunakan Twitter. Cuitan yang ditulis pada Senin (19/7/2021) itu menggunakan bahasa Jawa.
Dalam cuitannya, Susi memberi respon perihal ketajaman mata Sudjiwo yang jeli.
“Mas jiwo ini selidik banget.. matanya gak lihat depan aja keliatan.. memang nggak sekali ini nggak hadep ke depan,” tulis Susi Pudjiastuti.
Mas jiwo iki yo ulik e tenan ... mripat gak delo ngarep ae yo ketok .. pancene blas sapisan we ora mandeng nek arep .. ?
— Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti) July 19, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Taylor Swift akan menerima Artist Director Honors di MTV VMA 2026. Ia juga masuk sembilan nominasi, sementara Nirvana mendapat Video Vanguard Award.
Tim bulu tangkis putra Indonesia menghadapi Malaysia di perempat final Asian Games 2026. Simak susunan pemain dan calon lawan di semifinal.
ISI Jogja menonaktifkan seorang dosen usai Satgas PPKPT menuntaskan pemeriksaan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap mahasiswa.
Hanung Bramantyo mengungkap latar belakang 7 Setan Desa dalam film Lobang Buaya yang disebut masih relevan dengan kondisi sosial Indonesia.
BMKG mencatat 98 ZOM yang biasanya basah sepanjang tahun kini mengalami kemarau akibat El Nino sangat kuat sepanjang 2026.