Advertisement
WHO Ingatkan Masyarakat Indonesia Agar Tetap di Rumah!
Lambang WHO di pintu utama kantor pusatnya di Jenewa, Swiss - Bloomberg/Stefan Wermuth
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Indonesia, N Paranietharan meminta masyarakat Indonesia tetap berada di rumah dan membatasi mobilitas selama beberapa pekan ke depan, guna menekan penyebaran varian delta Covid-19.
“Pesan kunci dengan penyebaran varian delta, sangat penting bagi masyarakat, baik yang sudah divaksin atau belum, untuk mengikuti protokol kesehatan, dan yang lebih penting untuk tetap di rumah sebanyak mungkin,” kata Paranie dalam konferensi pers virtual terkait ketibaan vaksin AstraZeneca di Indonesia, yang didapatkan melalui Fasilitas COVAX, Selasa.
Advertisement
Dia mengatakan bahwa cara untuk melawan penyebaran cepat varian delta dari Covid-19 adalah membatasi pergerakan selama beberapa pekan ke depan.
“Dengan rendah hati saya meminta agar semua tetap di rumah sebisa mungkin dan menyelamatkan semua orang, dan marilah kita keluar dari pandemi ini sesegera mungkin,” ujar pejabat WHO tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Paranie juga menyampaikan dukungan dan keyakinannya bahwa Indonesia mampu mencapai target vaksinasi sebesar 20 persen populasi pada bulan September 2021, dan 50 persen cakupan vaksinasi pada akhir tahun.
Dia juga mengapresiasi peran Indonesia, terutama kepemimpinan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebagai salah satu Co-Chairs COVAX AMC Engagement Group , dalam upaya untuk memastikan akses vaksin tak hanya untuk Indonesia, namun juga di skala global dalam upaya mencapai kesetaraan akses vaksin.
“Kami menantikan untuk melanjutkan kerja sama ini dengan Indonesia, untuk memastikan bahwa kita memvaksinasi sebanyak mungkin orang sebelum akhir tahun ini, sehingga kita setidaknya dapat melihat transmisi yang lebih lambat, baik secara global dan di Indonesia khususnya,” tuturnya.
Sebelumnya, Indonesia telah menerima 3.476.400 dosis vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca, yang didapatkan melalui skema multilateral COVAX Facility, yang tiba pada Selasa (13/7/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Peternak Gunungkidul Dapat Santunan Saat Ternak Mati Mendadak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kraton Keluarkan Lima Gunungan Garebeg Syawal, Ini Maknanya
- Korlantas Hentikan One Way Nasional KM 70 hingga Kalikangkung
- Libur Idulfitri, Wisata Kedhaton dan Tamansari Tutup Dua Hari
- Komnas HAM Dorong Kasus Penyiraman Air Keras Masuk Peradilan Umum
- Prabowo Malam Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh
- Malam Takbir di Plosokuning Dipusatkan di Masjid Pathok Negoro
- Kadin Gunungkidul Turun Tangan Bantu Bocah Rawat Orang Tua Sakit
Advertisement
Advertisement








