Advertisement
Mensos Risma Berencana Hapus E-Warong, Ini Alasannya...
Dokumentasi - Menteri Sosial Tri Rismaharini (tengah) saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (30/4/2021). - Antara/Reno Esnir
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Sosial Tri Rismaharini berencana menghapus program elektronik warung gotong royong (e-warong). Selama ini, program tersebut menjadi lokasi pembelian bahan pangan pokok untuk keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial. Rencana ini dikemukakan usai Risma mendapati kasus dijualnya harga bahan pangan di atas harga pasaran.
Dia berpendapat bahwa terbatasnya lokasi pembelian bahan pangan untuk KPM membuat penjual e-warong bisa menjual harga di atas harga pasaran. Dia pun mengaku telah beberapa kali mendapati kasus harga pangan di e-warong yang lebih mahal.
Advertisement
Salah satu temuan itu disaksikan langsung oleh Risma ketika berkunjung ke salah satu e-warong di Solo. Di lokasi yang dia kunjungi, telur 1 kilogram dibanderol di harga Rp27.000.
Ketika penjual ditanyai alasan tingginya harga telur, penjual mengaku harga dari pemasok sudah tinggi. Namun, saat Risma mengecek harga telur di warung terdekat, komoditas pangan tersebut hanya dibanderol Rp18.500 per kilogram.
Baca juga: Mulai Rabu Sore, Super Blood Moon Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang di Seluruh DIY
“Saya juga mohon izin, untuk e-warong, itu akan saya hapus,” kata Risma di hadapan Komisi VIII DPR RI, Senin (24/5/2021).
Dia menilai masyarakat miskin dipaksa untuk membeli sembako dengan harga yang lebih mahal lewat mekanisme yang diterapkan saat ini. Oleh karena itu, dia berencana memberi akses untuk pembelanjaan dana bansos yang lebih besar.
“Artinya orang miskin membeli lebih mahal karena kita menetapkan di tempat itu lah [KPM] harus beli,” lanjutnya.
Meski tidak memerinci lebih lanjut, Risma mengatakan telah menyiapkan pengganti e-warong. Dia mengatakan nantinya KPM bisa melakukan pemesanan secara daring dari berbagai lokasi.
"Jadi, nanti kita lagi siapkan e-warong di mana siapapun bisa menjadi tempat dia membeli. Kami sedang siapkan aplikasinya, [jadi] dengan handphone saja nanti,” kata Risma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Advertisement
Jadwal Bus KSPN Sinar Jaya dari Jogja ke Parangtritis dan Baron
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Lyon dan Aston Villa Lolos Otomatis ke 16 Besar Liga Europa
- Pemkot Jogja Segera Perbaiki Talud Ambrol di Tegalrejo
- Astra Motor Hadirkan Hepigo Poin di Aplikasi Motorku X
- Update Harga Emas: Antam Naik Tajam, UBS-Galeri24 Merosot
- Trump Klaim Kekuatan Militer AS Disiagakan ke Iran
- Mario Aji dan Veda Ega, Dua Lulusan AHRS Siap Tampil di MotoGP 2026
- Kecelakaan Maut di Jalan Parangtritis, 1 Korban Tewas di Tempat
Advertisement
Advertisement



