OJK DIY Ungkap Ciri Pinjol Ilegal, Investasi Bodong dan Judi Online
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tawaran pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, hingga judi online.
Penyalaan listrik secara simbolis dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Kota Semarang pada Kamis (6/5/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, SEMARANG—PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Jawa Tengah. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Ramadhan Berbagi.
Penyalaan listrik secara simbolis dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Kota Semarang pada Kamis (6/5/2021) dengan didampingi General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY, M. Irwansyah Putra dan Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko.
Total pelanggan yang telah menerima bantuan listrik gratis Program Ramadhan Berbagi di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 173 yang terdiri dari 35 orang di Kota Semarang, 50 orang di Kab. Kendal, dan 78 orang dan 10 rumah ibadah di Kota Surakarta.
“Penyambungan listrik gratis ini adalah bagian dari Program Ramadhan Berbagi yang merupakan bentuk kepedulian dari Pegawai PLN yang telah menyisihkan rejeki untuk membantu masyarakat yang belum terlistriki dan sebagai wujud komitmen dalam menerangi negeri,” tutur Irwansyah.
Sampai dengan April 2021, total donasi yang terkumpul sebesar Rp. 79.800.000. Dana tersebut digunakan untuk biaya penyambungan, token perdana, Sertifikat Laik Operasi (SLO), dan instalasi. Untuk pemakaian listrik tetap dibayar oleh pelanggan sesuai dengan pemakaiannya.
Selain Program Ramadhan Berbagi PLN juga melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) untuk memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada 134 orang di Kabupaten Tegal (6 orang), Kabupaten Brebes (27 orang), Kabupaten Jepara (10 orang), dan Kabupaten Temanggung (91 orang) yang pelaksanaanya di akhir Mei dan awal Juni 2021.
"Penyalaan sambungan listrik ini diharapkan akan bermanfaat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus menjadi berkah bagi mereka yang membutuhkan," imbuhnya.
Sementara itu Ganjar menyampaikan apresiasi kepada PLN atas bantuan yang diberikan.
"Terima kasih PLN sudah membantu, mereka bisa nyala (listriknya). Sedikit ironis di tengah kota masih ada yang nyalur, sehingga bantuan dari PLN menjadi penting. Mudah mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan bisa lebih produktif," ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Farida mengaku selama 14 tahun menyalur listrik dari orang tuanya. Dengan bantuan ini ia merasa senang telah memiliki listrik sendiri.
"Terima kasih kepada PLN yang telah memberi bantuan kepada kami, yang dulunya belum punya listrik sendiri sekarang sudah punya," ungkapnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tawaran pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, hingga judi online.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.
Jumlah BPR di DIY turun menjadi 52 hingga Triwulan II 2026. OJK menyebut konsolidasi masih berlanjut hingga akhir tahun.
Telkom Akses meraih tiga penghargaan TOP GRC Awards 2026, termasuk Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026.
Komnas HAM mengecam penembakan tiga ASN Jayawijaya dan mendesak Polda Papua mengusut pelaku secara transparan dan akuntabel.
Hakim kembali menolak praperadilan eks Waka BGN Lodewyk Pusung. Status tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tetap sah.